Dipimpin KSAU, TNI AU Bahas Rencana Pembangunan Infrastruktur Lanud Sultan Hasanuddin dan Haluoleo

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono memimpin rapat pembahasan rencana pembangunan infrastruktur di dua pangkalan TNI Angkatan Udara (lanud), yakni Lanud Sultan Hasanuddin (HND), Makassar dan Lanud Haluoleo (HLO), Kendari.
Rapat yang digelar di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Selasa (28/10) itu turut dihadiri oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi beserta sejumlah pejabat TNI Angkatan Udara lainnya.
“Rapat tersebut bertujuan untuk menyepakati bentuk dan prioritas pengembangan Lanud, yang pada tahap awal difokuskan di Lanud Sultan Hasanuddin dan Lanud Haluoleo,” tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) melalui unggahan Instagram @militer.udara, dikutip Rabu (29/10).

Rencana pembangunan meliputi runway, hanggar, fasilitas Quick Reaction Alert (QRA), serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Seluruh aspek tersebut dirancang dengan mempertimbangkan faktor keamanan, efisiensi, efektivitas, serta fungsi operasional, agar hasil pembangunan mampu memperkuat pertahanan udara nasional.
Baca Juga: TNI AL Siapkan Strategi 3 Tahun Swasembada Kedelai
Sebelumnya, rapat serupa juga pernah digelar pada 20 Oktober 2025 dan dipimpin oleh Wakil KSAU Marsdya TNI Tedi. Pengembangan infrastruktur di kedua pangkalan TNI Angkatan Udara tersebut bertujuan untuk memperkuat kesiapan operasional, sekaligus mendukung pembangunan postur pertahanan udara yang modern, adaptif, dan berkelanjutan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































