Dilantik dalam Praspa, Sembilan Alumni PPI Curug Resmi Perkuat Jajaran Penerbang TNI AU

Jakarta, IDM – Kekuatan sumber daya penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) semakin kokoh dengan dilantiknya sembilan penerbang lulusan Politenik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) Prajurit Karier (PK).
Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (29/1). Melalui pelantikan tersebut, kesembilan penerbang resmi menyandang pangkat Letnan Dua (Letda).
Sebelum dilantik, para penerbang terlebih dahulu mengikuti pendidikan pertama di Akademi Militer (Akmil) Magelang bersama 260 lulusan Pendidikan Pertama Perwira (Dikmapa) PK TNI Program Khusus TA 2026.
Baca Juga: Dansesko TNI Ingatkan Capasis Harus Adaptif terhadap Perang Multidomain
Selama pendidikan, para calon perwira penerbang dibekali dengan materi dasar keprajuritan, pembinaan jasmani dan mental, serta materi pengembangan kepemimpinan. Usai menyelesaikan tahapan tersebut, mereka akan bergabung dengan TNI Angkatan Udara dan melanjutkan tahapan pendidikan lanjutan.
“Kehadiran para penerbang muda tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia TNI AU sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam menjaga kedaulatan udara nasional,” jelas Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) dikutip dari siaran pers Dispenau, Sabtu (31/1).

Sebelumnya, TNI Angkatan Udara membuka peminatan (spotting) bagi lulusan sekolah penerbang sipil maupun negeri yang memiliki lisensi Commercial Pilot Licence (CPL). Para lulusan kemudian diarahkan untuk mengikuti seleksi Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) Khusus Penerbang TNI yang diselenggarakan Mabes TNI.
Baca Juga: 48 Perwira Wanita TNI AD Dilantik, Lulusan Lembaga Pendidikan Strategis Nasional
“Masuknya penerbang lulusan sekolah penerbangan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar potensi pilot berlisensi Commercial Pilot License (CPL) dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pertahanan negara,” imbuh Kadispenau.
Program peminatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemenuhan kebutuhan penerbang TNI, khususnya TNI Angkatan Udara, sekaligus membuka ruang pengabdian bagi generasi muda penerbang professional untuk bergabung dengan TNI dalam menjaga kedaulatan udara nasional. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































