HANKAM

Dikunjungi Elite PKS, Menhan Perkenalkan Doktrin Sishankamrata dan Jajaki Kerja Sama Komcad

Sjafrie Sjamsoeddin dan Sohibul Iman
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman selepas pertemuan di kantor Kemhan RI. (IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan para elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (17/10).

Para elite PKS yang menemui Menhan Sjafrie antara lain Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf, Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman, Sekretaris Jenderal PKS M. Kholid hingga Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) PKS Pipin Sopian.

Dalam pertemuan tersebut, Sjafrie memperkenalkan doktrin sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (sishankamrata) kepada jajaran PKS.

Baca Juga: Delapan, untuk Capaian Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran

“Kami menyampaikan rasa hormat kami dikunjungi pada hari ini. Yang pertama untuk memperkokoh persatuan nasional dan juga sekaligus mengintroduksikan, memperkenalkan perang rakyat semesta yang kita bangun dalam rangka mendukung
kestabilitas nasional,” kata Sjafrie.

Dalam kesempatan sama, Sohibul Iman mengaku bahwa jajarannya mendengarkan penjelasan sishankamrata dari Menhan Sjafrie.

“Dan bagaimana peran masyarakat untuk menguatkan pertahanan kita. Nah, di sisi lain juga saya tentu sebagai pimpinan partai politik memberikan masukan kepada beliau bahwa persoalan pertahanan ini, pendekatan-pendekatannya setiap saat selalu berubah,” kata Sohibul.

Kepada Sjafrie, Sohibul juga mengusulkan soal pendekatan keamanan manusia atau human security approach.

Baca Juga: Gelar HLC Ausindo dengan Panglima Australia, Panglima TNI: Saya Yakin Kita Punya Kepentingan Sama

“Saya menyampaikan kepada beliau bahwa ada pendekatan yang lebih komprehensif yaitu terkait dengan human security approach,” tutur Sohibul.

Dalam pertemuan itu, PKS juga menjajaki kerja sama pendidikan bela negara dengan Kemhan RI.

Sohibul mengatakan, PKS sebagai partai politik nasional mempunyai komitmen untuk ikut serta dalam memperkuat bela negara.

Baca Juga: Tembakan Meriam GS Caesar dan Roket MLRS Astros Menghujam Langit Batujajar

“Kami punya program namanya (program) Kembara, Kemah Bela Negara. Kami tadi menyodorkan keinginan kepada Pak Sjafrie bagaimana kalau kemudian kerja sama, dan nanti secara formal dari Kementerian Pertahanan bisa melakukan pelatihan-pelatihan buat kader-kader kami,” kata Sohibul.

Sohibul menyatakan bahwa para kader PKS bersedia ikut dalam program bela negara dan menjadi komponen cadangan (komcad).

Sebelum PKS, Menhan Sjafrie juga dikunjungi Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh pada Rabu (15/10). (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.