HANKAM

Didampingi TNI-Polri, Warga Antusias Sambut Proyek Strategis Nasional Blok Masela

PSN
(Foto: Dok. Penkodam XV/Pattimura)

Jakarta, IDM – Pemerintah mulai mendata, melakukan verifikasi, dan validasi lokasi lahan seluas 662 hektare di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Langkah ini merupakan awal menuju pembangunan Kilang Pencairan Gas Alam dan Fasilitas Pendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengembangan Lapangan Abadi Wilayah Kerja Masela.

Dilansir dari keterangan Penkodam XV/Pattimura, Kamis (4/6), kedatangan Satuan Tugas Tim Terpadu II Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) bersama TNI-Polri disambut antusias warga.

Tim terpadu disambut dengan penuh persaudaraan melalui prosesi doa adat di rumah adat tuan tanah Desa Lermatang Nusmese, yang kemudian dilanjutkan di area belakang Shelter PT Taka.

Baca Juga: Di Hadapan Komcad ASN, Menhan Tekankan Ada “Deep State” yang tak Suka Birokrasi Kuat

​Prosesi sakral ini melibatkan doa dari empat Soa adat—Soa Ursuin Ngriase, Soa Olingir Otarempun, Soa Ngoswaen Taborat, dan Soa Uibur Batulelebun—serta restu dari para pelayan firman dari tiga donasi gereja Desa Lermatang. ​Harmoni antara adat dan iman ini menegaskan bahwa proyek ini berdiri di atas fondasi penghormatan terhadap nilai luhur leluhur setempat.

​Momen penuh kekeluargaan pun semakin terasa saat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu menyerahkan sumbat sopi secara langsung kepada Ketua Lembaga Adat Desa Lermatang, Abraham Rangkoli, sebagai simbol ikatan persaudaraan yang erat.

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto ​yang diwakili Irdam XV/Pattimura Brigjen TNI Muhammad Ali Al Habsyi mengatakan bahwa kehadiran program nasional ini bukan sekadar tentang pembangunan fisik, melainkan tentang komitmen luhur untuk bertumbuh bersama masyarakat. Semangat kebersamaan yang humanis ini tercermin jelas sejak dimulainya rangkaian acara.

Baca Juga: Kemhan Berencana Bentuk Komcad untuk Program Ketahanan Pangan Papua Selatan, Beriringan dengan Yon TP

Ia pun memastikan bahwa seluruh proses pendataan ini dilakukan dengan pendekatan yang sangat humanis, transparan, dan mengutamakan hak-hak serta kesejahteraan masyarakat Desa Lermatang.

Menurutnya, kehadiran negara melalui Blok Masela ini adalah ruang pembuka kesejahteraan. Setiap jengkal tanah dan tanaman tumbuh milik warga dipastikan didata secara akurat, manual, dan adil tanpa ada yang dirugikan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.