Didampingi KSAU dan KSAD, Panglima TNI Tinjau Kesiapan Operasi Skadron Tempur Lanud Iswahjudi

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Madiun untuk meninjau langsung kesiapan operasi skadron udara (skadud) tempur di Lanud Iswahjudi, Jumat (12/4).
Adapun unsur skadron udara tempur Lanud Iswahjudi meliputi Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14 yang mengoperasikan pesawat tempur F-16. Sementara itu, Skadron Udara 15 merupakan home base bagi pesawat tempur T-50i Golden Eagle.
Baca Juga: Helikopter HS-1306 Satgas MTF XXVIII-P Lebanon Penuhi Standar Keamanan PBB
Dalam kunker tersebut, Panglima TNI didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono beserta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
"Panglima TNI menerima paparan dari para komandan skadron serta melihat langsung kesiapan personel, alutsista, dan sistem pendukung lainnya. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan tingkat kesiapan operasional satuan dalam menghadapi dinamika tugas ke depan," tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan resminya dikutip Sabtu (12/4).

Sebelum melakukan peninjauan, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terlebih dahulu menerima Wing Kehormatan Penerbang Kelas I dari TNI AU dan disematkan oleh KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Shelter Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi.
"Penyematan Wing Kehormatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk penghormatan atas dukungan kuat dan peran strategis pimpinan TNI dalam membangun kekuatan pertahanan udara nasional yang terintegrasi," jelas Dispenau.
Baca Juga: TNI Siapkan Nakes Gelombang III untuk Misi Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI, KSAD, dan KSAU juga berkesempatan untuk melaksanakan joy flight menggunakan pesawat tempur F-16 dan T-50i Golden Eagle di atas langit Lanud Iswahjudi selama kurang lebih 30 menit, sebagai simbol penguatan interoperabilitas matra udara-darat dalam latihan dan operasi bersama.
"Panglima TNI terbang bersama Komandan Skadron Udara 3 Letkol Pnb Anwar Sovie, KSAD terbang dengan Komandan Skadron Udara 14 Mayor Pnb Ferry, sementara KSAU didampingi oleh Komandan Skadron Udara 15 Letkol Pnb Hendry," pungkas Dispenau. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































