HANKAM

Di Balik Perjuangan Jenderal untuk Menyapa Prajurit Satgas Pengamanan Pulau Terluar di Pulau Rondo

Di Balik Perjuangan Jenderal untuk Menyapa Prajurit Satgas Pengamanan Pulau Terluar di Pulau Rondo
(Pen Lanal Sabang)

Sabang, IDM - Untuk menyapa Prajurit TNI AL yang bertugas menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia di Pulau Rondo, diperlukan perjuangan keras dan berat dimana harus menempuh perjalanan sekitar 1 jam menggunakan kapal, namun untuk menuju ke Pulau Rondo kita harus berenang karena tidak tersedia fasilitas labuh dan banyak karang. Tidak hanya sampai disitu, untuk menuju ke Pos Satgasmar Pam Puter harus melewati anak tangga yang jumlahnya sekitar 328 dengan rute menanjak, yang mana hal ini akan menguras tenaga dan fisik.

(Pen Lanal Sabang)

Aspotmar KSAL Mayor Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah dalam kegiatan Safari Ramadhan Spotmar TNI AL Tahun 2022 di Wilayah Kerja Lanal Sabang, menyempatkan diri mengunjungi Prajurit TNI AL Satgasmar Pengamanan Pulau Terluar di Pulau Rondo, Jumat (22/4).

Pulau Rondo adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Andaman dan berbatasan langsung dengan wilayah negara India yaitu Kepulauan Nikobar. Pulau ini merupakan wilayah paling ujung bagian barat dari NKRI, secara administratif merupakan bagian dari wilayah Kota Sabang Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.

Pada kesempatan tersebut, Nur Alamsyah memberikan motivasi dan semangat kepada Prajurit TNI AL yang tergabung dalam Satgas Pam Puter di Pulau Rondo.

Nur Alamsyah menyampaikan rasa bangga dan salut kepada Satgas Pam Puter Pulau Rondo, karena dengan keterbatasan yang ada tidak menyurutkan semangat dalam bertugas menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia.

(Pen Lanal Sabang)

Saat ini Satgas Pam Puter Pulau Rondo sebanyak 34 personel dengan rincian 24 personel TNI AL dari Pasmar 1 Jakarta dan 10 personel TNI AD dari Yonif Raider 115/Macan Leuser.

Kunjungan Aspotmar KSAL ke Pulau Rondo didukung oleh KAL Iboih I-1-71 dan KRI Karotang-872.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.