HANKAM

Di Hawaii, Marinir TNI AL Serap Taktik Tempur Marinir Amerika

Prajurit Korps Marinir TNI AL
Prajurit Korps Marinir TNI AL menyerap materi kepemimpinan tempur bersama kontingen militer lintas negara saat RIMPAC 2026 di Hawaii, Jumat (17/7). (Foto: Dok. Instagram @marinir_tni_al)

Jakarta, IDM – Prajurit Korps Marinir TNI AL mendalami taktik kepemimpinan tempur milik Marinir Amerika Serikat (United States Marine Corps/USMC). Latihan ini berlangsung di tengah gelaran Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026 di Hawaii.

Para prajurit baret ungu mengikuti Pelatihan Bintara (Non-Commissioned Officer/NCO) di Classroom 7 Marine Corps Base Hawaii, Jumat (17/7). Instruktur Marinir AS memimpin langsung jalannya pembekalan di dalam kelas tersebut.

Materi latihan berfokus pada penguatan peran bintara sebagai komando lapangan. Prajurit Marinir Indonesia mempelajari taktik tempur, kepemimpinan tingkat peleton, manajemen personel, hingga teknik mengambil keputusan cepat di situasi krisis.

Baca Juga: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba Indonesia 20 September, Teluk Ratai Disiapkan jadi Pangkalan

Letda (Mar) Wisnu Kumara Widyadhana memimpin Kontingen Marinir Indonesia di kelas tersebut. Ia sekaligus bertindak sebagai penerjemah agar seluruh prajurit menyerap materi secara presisi.

Prajurit Korps Marinir TNI AL
(Foto: Dok. Instagram @marinir_tni_al)

Komandan Unsur Tugas Marinir Indonesia Letkol (Mar) Huda Prawira menjelaskan, pelatihan ini memberikan sudut pandang baru bagi prajuritnya dalam memimpin pasukan di medan operasi.

"Prajurit Marinir Indonesia memperoleh wawasan baru mengenai kepemimpinan tempur dan pembinaan personel. Pengalaman ini meningkatkan kemampuan memimpin serta memperkuat kerja sama dengan pasukan sahabat," kata Huda, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Senin (20/7).

Baca Juga: Menuju Rusia, Kapal Perang TNI AL KRI I Gusti Ngurah Rai-332 Singgah di Busan

Kontingen dari Malaysia, Filipina, Meksiko, dan Sri Lanka juga mengikuti program pelatihan bintara ini. Sesi kelas ini melengkapi latihan lapangan yang sebelumnya bergulir di wilayah perairan Pasifik.

Sebelumnya, pasukan Marinir Indonesia juga menggelar operasi serbuan udara di lokasi simulasi konflik Hawaii. Pasukan menumpang helikopter MV-22 Osprey milik Marinir AS untuk membebaskan warga sipil dari cengkeraman kelompok bersenjata.

Rangkaian latihan multinasional RIMPAC 2026 di Hawaii ini bakal terus berlangsung hingga penutupan pada 31 Juli 2026 mendatang.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.