Di Hadapan Menhan Sjafrie, Prajurit Yonif TP Laporkan Kegiatan bersama Masyarakat

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 824/MO’E’A di Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Gorontalo, Sabtu (9/5).
Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau kesiapan satuan dan perkembangan pembangunan Yonif TP tahap pertama di wilayah Gorontalo Utara.
Dalam kesempatan itu, Komandan Yonif 824/MO’E’A Letkol (Inf) Anjas Suryana melaporkan kepada Menhan Sjafrie bahwa kehadiran satuan telah memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, baik dalam aspek ekonomi, keamanan, pendidikan, sosial budaya, maupun kesehatan.
Baca Juga: Danlanud Roesmin Nurjadin: KKRI Bentuk Karakter Generasi Muda yang Disiplin dan Berintegritas
“Dari sisi keamanan, prajurit turut membantu kegiatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) bersama masyarakat,” kata Anjas, dikutip dari keterangan pers Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI.
Di bidang pendidikan, personel Yonif TP juga aktif memberikan pembinaan wawasan kebangsaan kepada pelajar tingkat SD hingga SMA.

Selain itu, prajurit juga terlibat dalam kegiatan sosial budaya dengan membantu masyarakat sebagai guru mengaji dan pembinaan karakter generasi muda.
Baca Juga: Rotasi Jabatan, Marsma TNI Erwin Sugiandi Pegang Tongkat Pimpinan Kodau I
Di bidang kesehatan, prajurit melaksanakan edukasi pola hidup bersih dan sehat serta aktif dalam kegiatan donor darah untuk membantu kebutuhan masyarakat di wilayah sekitar.
Menanggapi itu, Menhan Sjafrie menyampaikan apresiasi atas berbagai inisiatif dan pengabdian yang telah dilakukan prajurit Yonif TP 824/MO’E’A.
“Konsep Yonif Teritorial Pembangunan merupakan implementasi nyata sistem pertahanan rakyat semesta yang tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan, tetapi juga mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah,” kata Sjafrie.
Baca Juga: TNI Sampaikan Kronologi Tewasnya Anak Perempuan Ditembak OPM di Tembagapura
Sjafrie juga memberikan penekanan khusus kepada Kompi Produksi Yonif TP agar fokus membangun tata kelola dan manajemen peternakan ayam petelur secara profesional dan berkelanjutan.
Program tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas satuan, sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pemberdayaan wilayah.
Sjafrie berharap kehadiran Yonif TP 824/MO’E’A menjadi bagian dari penguatan ketahanan wilayah sekaligus motor penggerak pembangunan sosial kemasyarakatan di daerah. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































