HANKAM

Deretan Alutsista Canggih TNI AD Hingga Kerja Senyap Pusziad Jelang Upacara Kehormatan Militer

Pusziad
Pusziad melakukan kerja senyap menyediakan kebutuhan air bersih untuk seluruh personil yang melaksanakan kegiatan di Batujajar. (Foto: Penpusziad)

Jakarta, IDM – Kemeriahan jelang Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer terlihat di Batujajar, Jawa Barat. Acara ini akan berlangsung 10 Agustus mendatang.

TNI dari tiga matra akan menampilkan atraksi-atraksi terbaik mereka, termasuk matra dari Angkatan Darat. Acara ini sendiri direncanakan untuk meresmikan validasi organisasi di tiga matra TNI.

Menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, TNI AD akan mengerahkan sejumlah alutsista canggih mereka bukan untuk kegiatan seremonial saja tapi juga bentuk pertanggung jawaban wujud kesiapan TNI AD dalam menjawab setiap tantangan tugas.

Baca Juga: Setelah 25 Tahun Kosong, Wakil Panglima TNI Akan Dilantik Lagi dalam Upacara Kehormatan Militer

"Sekaligus menunjukkan kepada publik bahwa kita terus membangun kekuatan yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman," kata Wahyu di Jakarta, Kamis (7/8).

Deretan alutsista TNI AD tersebut diantaranya kendaraan tempur berat seperti Tank Leopard, Tank Harimau, dan Tank Marder, sampai sistem senjata strategis seperti MLRS Astros dan Meriam 155 mm Caesar.

Tak ketinggalan, alutsista ringan dan kendaraan taktis seperti ILSV, Maung, Anoa, Bushmaster, ATAV, Komodo, DMax Tangga, hingga sistem pertahanan udara Mistral Atlas dan Radar CM 200 (Shikra).

Baca Juga: Kapuskersin TNI: Diplomasi Militer adalah Penjaga Kehormatan Bangsa

Kerja Senyap Pusziad

Persiapan jelang Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer ini juga terlihat di belakang layar. Adalah satuan Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad) yang melakukan kerja senyap menyediakan kebutuhan air bersih untuk seluruh personil yang melaksanakan kegiatan.

Tak tanggung-tanggung, Pusziad mengerahkan 5 Unit Mobil RO (Reverse Osmosis) dari Yonzipur 9/LLB, Yonzikon 13/KE dan Yonzikon 14/SWS.

Tampak dalam unggahan beberapa foto yang ditampilkan Pusziad, kerja senyap ini efektif. Antrian prajurit untuk memenuhi kebutuhan air membludak. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.