Deputi Geostrategi DPN: Papua Selatan jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Jakarta, IDM – Deputi Bidang Geostrategi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) Republik Indonesia (DPN) melakukan peninjauan dan observasi lapangan selama tiga hari di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Kegiatan yang dipimpin Deputi Bidang Geostrategi DPN, Mayjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, bertujuan memperoleh gambaran langsung mengenai keamanan wilayah perbatasan, pembangunan daerah, serta penguatan ketahanan pangan dan energi nasional.
Selama 27–29 Juli 2026, Frega bersama tim DPN melaksanakan audiensi, diskusi, dan peninjauan lapangan terhadap sejumlah objek strategis, antara lain Pemprov Papua Selatan dan Kabupaten Merauke, Forkopimda, tokoh adat, agama, masyarakat, serta pemuda.
Baca Juga: Usai Penugasan di Papua, Satgas Yonif 631 Kembalikan Bendera Perang
DPN juga bertemu dengan satuan TNI di wilayah perbatasan, termasuk Yonif TP 802, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota, Pos pengamanan perbatasan dan radar pertahanan udara Satrad 303, dan Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang pangan dan energi.
Selain itu, audiensi turut dilakukan dengan Pangdam XXIV/Mandala Trikora dan Dankodaeral XI, serta peninjauan ke Lanud Merauke.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk memetakan potensi sekaligus tantangan Papua Selatan sebagai wilayah perbatasan strategis. Fokus utama meliputi kedaulatan negara di garis depan RI-Papua Nugini, ketahanan pangan dan energi melalui pengembangan PSN, keamanan wilayah dengan dukungan radar dan satuan pengamanan, serta pemerataan pembangunan yang melibatkan masyarakat adat dan dunia usaha.
Baca Juga: Siswa Lintasi Tali Baja Viral, TNI AD: Jembatan Baru Sedang Dibangun
Secara keseluruhan, kunjungan kerja menunjukkan semakin kuatnya sinergi antara pemerintah, TNI, masyarakat adat, dan sektor swasta. Kehadiran PLBN Sota, radar pertahanan udara, serta proyek pangan dan energi dinilai sebagai modal penting untuk menjadikan Papua Selatan kawasan perbatasan yang aman, produktif, dan sejahtera.
Deputi Geostrategi DPN menekankan bahwa Papua Selatan adalah beranda depan Indonesia sekaligus pusat pertumbuhan baru.
“Oleh karena itu, penguatan keamanan, ketahanan pangan–energi, penghormatan terhadap hak masyarakat adat, dan peningkatan kesejahteraan harus dilaksanakan secara terpadu dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tulis Frega dalam keterangan tertulisnya kepada Indonesia Defense Magazine (IDM) di Jakarta, Sabtu (1/8).
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































