Depohar 10 dan PTDI Bahas Percepatan Restorasi Pesawat CN-235 A-2305

Jakarta, IDM – Depo Pemeliharaan (Depohar) 10 dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menggelar pertemuan untuk membahas percepatan proses restorasi pesawat CN-235 dengan nomor registrasi A-2305.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Depohar 10 Kolonel Tek Ruhimat di Ruang Rapat Satuan Pemeliharaan (Sathar) 14, Depohar 10, Bandung, Jawa Barat, Jumat (21/11).
Baca Juga: Rencana TNI Kirim Pasukan ke Gaza: Dipimpin Pati Bintang Tiga dan Punya Tiga Brigade Komposit
Penerangan Komando Pemeliharaan Materiil Angkatan Udara (Koharmatau) melalui unggahan di instagram @koharmatau04, Senin (24/11) menjelaskan, restorasi pesawat CN-235 A-2305 saat ini telah memasuki fase penting yaitu rencana pergeseran mesin (engine).
“Tahapan ini menjadi titik kritis untuk memastikan kelaikan pesawat setelah menjalani perbaikan menyeluruh. Oleh karena itu, kesiapan komponen, akurasi prosedur, dan ketepatan waktu pelaksanaan menjadi fokus pembahasan utama,” jelas Penerangan Koharmatau.

Dengan percepatan restorasi CN-235 A-2305, pesawat tersebut diharapkan dapat segera kembali beroperasi secara optimal dan memperkuat kesiapan operasi TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara nasional.
Baca Juga: TNI AL Prioritaskan Prajurit Kesehatan untuk Misi Kemanusiaan di Gaza
Dalam arahannya, Kolonel Tek Ruhimat menegaskan bahwa sinergi antara Depohar 10 dan PTDI merupakan elemen kunci keberhasilan restorasi, sekaligus meningkatkan efektivitas pemeliharaan alutsista.
“Setiap langkah teknis harus dikawal dengan ketelitian tinggi demi menjamin keselamatan penerbangan serta kepatuhan terhadap standar kelaikan udara. Dengan kolaborasi yang solid, proses pemeliharaan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” tutur Ruhimat. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































