Denmatra 2 Kopasgat Gelar Apel Personel dan Materiil Jelang Latma dengan US AFSOC

Jakarta, IDM - Denmatra 2 Kopasgat TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar apel personel dan materiil jelang gelaran latihan bersama (Latma) Teak Spear Iron TA 2023 di Aula Indrajid Denmatra 2 Kopasgat, Senin (16/1).
Melansir keterangan Penerangan Kopasgat TNI AU, Selasa (17/1), Latma dengan US Air Force Special Operations Command (AFSOC) ini digelar dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan tempur, serta profesionalisme prajurit kedua negara.
Tidak hanya itu, latihan ini diharapkan menambah wawasan para personel dan mempererat hubungan militer Indonesia serta Amerika Serikat. Nantinya, latma ini akan digelar di wilayah Malang.
Dalam apel tersebut, Komandan Denmatra 2 Kopasgat Letkol Pas Anang Kurniawan berpesan agar semua personel yang terlibat dalam latma kali ini dapat menyerap ilmu latihan dengan baik sehingga bisa bermanfaat untuk pelaksanaan tugas ke depannya.
Baca: Koarmada III Gelar Latihan Pratugas Operasi Khusus Intelijen Maritim
"Semua personel yang terlibat, baik pelaku atau pendukung, persiapkan setiap hal dengan maksimal, termasuk perlengkapan yang akan digunakan agar latihan dapat berlangsung dengan aman dan lancar," pesan Anang. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































