Dengan Atraksi Manuver Pesawat, Pendidikan dan Pelantikan Penerbang TNI AL Angkatan XXV Resmi di Tutup

Surabaya, IDM - Wakil Komandan (Wadan) Puspenerbal Laksamana Pertama Bayu Alisyahbana menutup upacara Wingday Pendidikan dan Pelantikan Penerbang (Dikpabang) TNI AL angkatan XXV di Lanud, Surabaya, (2/3).
Bayu mengatakan, ada sembilan penerbang muda yang lulus dan dilantik empat di antaranya adalah perempuan, semuanya adalah prajurit terbaik.
”Upacara ini sebagai simbol akan memasuki tugas baru,’’ ucap Bayu.
Bayu menjelaskan, mereka lulus setelah menjalani pendidikan di Sekolah Penerbang TNI AL (Senerbal) selama 18 bulan. Para prajurit juga sudah memiliki jam terbang untuk menerbangkan pesawat maupun helikopter. Itu bergantung pada penjurusannya.
Sembilan penerbang muda itu akan masuk di beberapa satuan operasional. Mereka bakal mengawal alutsista canggih milik TNI AL. Termasuk melakukan operasi pengamanan di perbatasan dengan menggunakan pesawat atau heli. ’’Tapi, mereka akan menjalani transisi dulu di masing-masing skuadron,’’ terang Bayu.
TNI AL berharap, mereka bisa meneruskan penerbang senior.
Wingday angkatan XXV ditutup dengan beberapa atraksi manuver pesawat. Mulai flypass hingga bombas. Selain unjuk kebolehan, aksi itu juga bertujuan memotivasi penerbang muda. (gin)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































