HANKAM

Delegasi TNI AL Bahas tentang Ekonomi Biru di Kawasan Samudra Hindia dalam 8th IONS

Pushidrosal
Empat delegasi TNI AL mewakili KSAL Laksamana Muhammad Ali, menghadiri simposium 8th IONS di Bangkok, Thailand, dari 18-22 Desember 2023. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM - Empat delegasi TNI AL memaparkan 'Peran Angkatan Laut Indonesia dan Ekosistem Biru di Kawasan Samudra Hindia' dalam 8th Indian Ocean Naval Symposium (IONS), dari 18-22 Desember 2023 di Bangkok, Thailand.

Dikutip dari laman TNI AL, Jumat (22/12), delegasi tersebut terdiri dari Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Danpushidrosal) Laksamana Madya Budi Purwanto, Kapuskodal Kolonel Laut (P) Rio Henrymuko, Staf Ban IV Sopsal Letkol Laut (P) Albertus Mario, dan Staf Ban V Sopsal Mayor Laut (P) M Amarullah.

IONS yang dihelat dua tahunan tersebut bertujuan betapa pentingnya menjaga keamanan maritim serta pembangunan ekonomi maritim yang berkelanjutan selain itu sebagai platform konsultasi, diskusi, dan pertukaran pengetahuan dan pengalaman di antara negara-negara anggota.

Baca Juga: Danpussenarmed: Jika Kau Mendambakan Perdamaian Bersiap-siaplah Hadapi Perang

Fokusnya adalah pada peran angkatan laut atau keamanan maritim lembaga-lembaga dalam berpartisipasi aktif untuk pengembangan ekonomi biru yang berkelanjutan.

Untuk penyelenggaraan pada 2023, simposium 8th IONS diikuti oleh delegasi 27 negara. Tema dari kegiatan ini adalah "Blue Economi : Ways Forward for Sustainable Development of IONS Members States".

Kegiatan hari pertama dilaksanakan acara Ice Breaking di Anantara Riverside Bangkok Resort, kemudian hari kedua kegiatan simposium diawali presentasi utama oleh Menteri Pertahanan Kerajaan Thailand Sutin Klungsang tentang "Blue Economi: Ways Forward for Sustainable Development of IONS Members States".

Baca Juga: Kolonel Inf Wimoko Resmi Jabat Komandan Grup A Paspampres

Kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel 1 tentang "Cooperation on HADR: Providing Assistance, Protection and Preservation of Maritim Environment in ION Region".

Lalu, diskusi panel 2 tentang "Networking and Information Sharing : Enabling Sustainable and Resilient Blue Economy", dan diskusi panel 3 tentang "Cooperation on MARSEC: Security is Foundation for Prosperous and Sustainable Blue Economy".

Dalam simposium tersebut perwakilan Indonesia yang diwakili Kapuskodal Mabesal Kolonel Laut (P) Rio Henrymuko selaku panelist berperan aktif dalam memaparkan "Indonesia Navy Role and Blue Economy in Indian Ocean Region". (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.