Delapan Perintah Harian Danpaspampres Baru Mayjen TNI Edwin Sumantha

Jakarta, IDM – Resmi menjabat sebagai Komandan Paspampres, Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha langsung memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit Paspampres di Mako Paspampres, Jl. Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Dilansir keterangan dari PPID Paspampres, Kamis (3/7) Edwin dalam pengarahannya langsung mengeluarkan delapan perintah harian untuk semua prajurit Paspampres. Ia mengajak seluruh personel untuk memedomani Asta Cita, sebagai perintah harian Danpaspampres, yang berisi delapan nilai utama diantaranya Amanah, Solid, Tangguh, Antisipatif, Cepat, Inovatif, Totalitas, Adaptif.
Baca Juga: TNI AU-TUDM Bahas Penguatan Latma hingga Pendidikan Militer dalam Rapat TPLU Malindo ke-83
"Diri saya, waktu saya, dan jiwa raga saya saya dedikasikan untuk satuan Paspampres, untuk Bangsa dan Negara," kata Edwin.
Lebih lanjut Edwin juga menekankan pentingnya seluruh anggota memahami tugas pokok masing-masing serta menjunjung tinggi prinsip kehormatan dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia menyampaikan bahwa tugas seorang Komandan adalah menjamin kesiapsiagaan operasional satuan sekaligus memelihara kesejahteraan dan moril prajurit.
Baca Juga: KRI Brawijaya-320 Perkuat Koarmada II, KSAL: Tambah Kemampuan Peperangan Anti-kapal Permukaan
Ke depan Edwin memastikan akan diberlakukan sistem reward and punishment yang obyektif di lingkungan Paspampres guna menjaga kedisiplinan dan semangat kinerja prajurit. Dan terakhir ia mengingatkan seluruh anggota untuk menyikapi perkembangan situasi dengan cermat dan penuh rasa tanggung jawab. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































