Delapan KRI TNI AL Jaga Keamanan Laut selama KTT ASEAN 2023

Jakarta, IDM - TNI AL mengirimkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) beserta pasukan dan peralatan untuk menjalankan misi pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023 di Labuan Bajo, NTT.
Dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (5/5), alutsista terdiri dari KRI dr Soeharso-990, KRI dr Wahidin Sudirohusodo-991, KRI Banjarmasin-592, KRI Diponegoro-365, KRI Teluk Youtefa-522, KRI Sultan Nuku-373, KRI Terapang-648, KRI Tongkol-813.
Baca Juga: Panglima TNI: Pelanggaran Hukum yang Dilakukan Prajurit Terus Meningkat
Kemudian, TNI AL juga mengerahkan sea rider, kendaraan bermotor, tempur, taktis, landing craft vehicle personnel (LCVP) atau sekoci pendarat amfibi, dan helikopter Panther.

Sedangkan pasukan dan material yang dikirimkan adalah pasukan Komando Pasukan Katak (Kopaska), penyelam dan perlengkapan elektronika.
Baca Juga: TNI AD Masih Buka Pendaftaran Bintara PK Reguler Pria dan Wanita 2023
TNI AL juga mendukung pergeseran personel dan material Paspampres, Satkomlek Mabes TNI, Satsiber Mabes TNI, TNI AD dan TNI AU. Pengerahan ini sesuai tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yaitu melaksanakan pengamanan VVIP secara terpadu.
Dalam kegiatan yang akan berlangsung dari 9-11 Mei ini akan dijaga oleh para prajurit TNI AL dengan mengantisipasi gangguan keamanan dari laut terhadap keamanan para peserta VVIP Indonesia di KTT ASEAN 2023. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































