Dari Ketinggian 7000 Kaki, Puluhan Penerjun Marinir Meriahkan Sail Tidore

Jakarta, IDM - 20 prajurit penerjun payung prajurit dari Korps Marinir turut memeriahkan acara Sail Tidore 2022 di Pantai Tugulufa, Tidore, Maluku Utara, Sabtu (26/11).
Dikutip dari laman TNI AL, Senin (28/11), puluhan prajurit penerjun payung Korps Marinir terdiri dari satu personel dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka), empat personel Batalyon Intai Amfibi (Yon Taifib) 1 Mar, dan 15 personel dari Yon Taifib 2 Mar.

Tak hanya itu, sepuluh personel dari Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU juga ikut terjun payung pada Sail Tidore 2022. Total 30 penerjun gabungan tersebut turun dari ketinggian 7000 kaki, menggunakan pesawat CN dari TNI AU dan berhasil mendarat tepat di titik yang ditentukan.
Para penerjun terbagi dalam tiga dropping zone, yakni terjun di KRI Soeharso-990, di atas ponton (landing dock), dan di darat samping tenda undangan VVIP. Di antara para penerjun tersebut, ada lima personelnyang membawa banner bertuliskan Sail Tidore 2022, TNI AL, TNI AU serta bendera merah putih.

Baca: Sail Tidore 2022, Penampilan Tim Demo Udara TNI AU Pukau Masyarakat
Sebelumnya, Sail Tidore 2022 merupakan kegiatan internasional yang bertujuan meningkatkan perekonomian daerah, terutama melalui sektor pariwisata bahari yang digelar pada 24-29 November dengan mengusung tema "Tidore, Kota Warisan Dunia, Perekat Bangsa-Bangsa". (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































