HANKAM

Dari Atas KRI Banjarmasin, 1.000 Siswa SMA-SMK Ikuti Kegiatan KKRI

Awak KRI Banjarmasin-592
KKRI dari atas KRI Banjarmasin-592. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Sebanyak 1.000 siswa dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengikuti program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) dari atas kapal landing platform dock TNI AL, KRI Banjarmasin-592, pada Minggu (20/9) dan Senin (21/9).

Program diselenggarakan Satuan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) TNI Angkatan Laut untuk menumbuhkan rasa cinta bahari, kebangsaan, sekaligus kesiapsiagaan bela negara bagi generasi muda Indonesia.

Para peserta diberikan materi mulai dari kebaharian, bela negara, wawasan nusantara, sejarah perjuangan bangsa, kepemimpinan, hingga bahaya narkoba.

Baca Juga: TNI AL, BRIN, dan Bakamla Susun Sistem Pemantauan Laut Terintegrasi untuk Efisiensi Keamanan Maritim

Siswa-siswi juga diajarkan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), teknik survival, serta pengetahuan mengenai Undang-Undang ITE.

“Keceriaan peserta juga berpadu dengan kepedulian terhadap lingkungan. Sebanyak 100 peserta terpilih melaksanakan penanaman mangrove di Pulau Untung Jawa. Aktivitas ini tidak hanya menambah pengalaman berharga, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen KKRI dalam menjaga kelestarian alam serta ekosistem pesisir Nusantara,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah dalam keterangannya, Selasa (23/9).

Awak KRI Banjarmasin-592
1.000 siswa SMA-SMK mengikuti program KKRI. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Para peserta juga diajarkan materi baris-berbaris, tradisi khas pelayaran hingga mandi khatulistiwa.

Baca Juga: Lewat Baksos Kesehatan, TNI Berhasil Angkat Tumor Warga NTT

“Melalui kegiatan KKRI ini, TNI, khususnya Satuan Kolinlamil, menegaskan komitmennya untuk terus membina generasi penerus bangsa agar memiliki jiwa patriot, cinta Tanah Air, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tutur Kapuspen TNI.

Adapun gelombang pertama KKRI digelar pada 19-21 September 2025, diikuti oleh pelajar SMK binaan dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, dan Subang.

Awak KRI Banjarmasin-592
Program diselenggarakan Kolinlamil untuk menumbuhkan rasa cinta bahari dan kesiapsiagaan bela negara. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah memberikan pengarahan kepada peserta KKRI gelombang pertama di Daerah Latihan Kopassus, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/9).

baca Juga: Gelar Defile, TNI AD akan Turunkan Ribuan Prajurit 5 Oktober Mendatang di Monas

Dalam amanatnya, Panglima Agus menekankan pentingnya semangat juang, keteguhan hati, serta keyakinan diri para kadet dalam menjalani setiap proses pembinaan.

Program KKRI merupakan bagian dari implementasi Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) sebagaimana diamanatkan Pasal 30 ayat (1) UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

KKRI sebagai wadah pembinaan generasi muda, dengan mengadaptasi konsep serupa dari berbagai negara seperti National Cadet Corps (India), Army Cadet Force (Inggris), Australian Army Cadet (Australia), Bangladesh National Cadet Corps (Bangladesh), Royal Canadian Army Cadets (Kanada), hingga National Cadet Corps (Singapura). (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.