Dapat Hibah Lahan, Bakamla akan Bangun Pangkalan di Tidore

Jakarta, IDM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI berencana membangun pangkalan baru di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.
Rencana itu dibahas saat Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah menerima kunjungan kerja Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen di Markas Besar Bakamla RI, Jakarta Pusat, Senin (3/11).
Baca Juga: TNI AL Gelar Operasi Yudha Dharma-02, Empat Kapal Perang Latihan di Laut Jawa
Pertemuan tersebut menindaklanjuti niat Muhammad Sinen dalam mendukung sarana dan prasana Bakamla RI berupa hibah lahan sebesar 10.078 meter persegi di Kelurahan Dowora, Kecamatan Tidore Timur, dengan nilai Rp 1.571.752.750.
“Rencananya hibah lahan akan diperuntukan sebagai Pangkalan Kapal Bakamla RI,” tulis siaran pers Bakamla RI yang diterima Indonesia Defense Magazine (IDM), Rabu (5/11).
Bakamla menyebutkan, lokasi tersebut dekat dengan garis pantai dan merupakan jalur pelayaran strategis di Perairan Maluku Utara, sehingga memiliki potensi aktivitas ilegal yang sangat tinggi dan membutuhkan respons cepat.
Diketahui, hibah lahan tersebut sudah direncakan sejak tahun 2022 karena maraknya penangkapan ikan ilegal dan kecelakaan di sekitar laut Tidore Kepulauan.
Dengan adanya hibah lahan ini, Bakamla RI berharap dapat lebih meningkatan keamanan dan keselamatan maritim di wilayah Indonesia timur, khususnya perairan Tidore Kepulauan. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































