Danyonif 411 Kostrad Gelar Lomba Lari Rintangan untuk Perkuat Jiwa Korsa Antar Prajurit

Jakarta, IDM – Komandan Batalyon Infanteri 411 Kostrad Letkol Inf Subandi menggagas lomba ketangkasan bagi prajurit yang menggabungkan kerja sama tim melalui lari dan kekompakan dalam materi yang diberi nama lari rintangan.
Subandi mengungkapkan bahwa perlombaan yang dilaksanakan antar kompi divariasi lebih mengarah untuk membangun kerja sama, kekompakan dan jiwa korsa antar prajurit, salah satunya melalui lomba lari rintangan yang diikuti oleh 30 orang perwakilan dari masing-masing kompi, dengan komposisi terdiri perwira, bintara dan tamtama.
Baca Juga: TNI AD Renovasi Sekolah di Perbatasan, Dapat Senjata “Musket Rifle”
“Kita membuat berbagai materi lomba dengan tujuan untuk menguji ketangkasan, kekompakan dan kerja sama antar prajurit dengan materi yang cukup berat. Di sini prajurit dituntut harus bisa bersama-sama, karena point penilaian adalah waktu orang paling depan dan paling belakang," jelas Subandi dalam rilis tertulisnya yang diterima pada Jumat (14/6).
Ia melanjutkan, materinya berlari sejauh 700 m dengan membawa bendera kompi masing-masing dan melewati berbagai rintangan yang sudah disiapkan, diawali dengan bongkar pasang senjata (SS 2 dan SO Minimi), kemudian rintangan membawa beban seberat 30 kg dan terakhir adalah tarik kendaraan truk.
Baca Juga: Kunker ke Makassar, KSAU Cek Kesiapan Operasional Sejumlah Satuan di Lanud Sultan Hasanuddin
Lomba halang rintang ini juga bertujuan untuk melatih kemampuan fisik prajurit agar tetap terbina dan terjaga dengan baik, sehingga siap menghadapi tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks dan tentunya bervariasi.
Melalui kegiatan ini Subandi berharap akan semakin meningkatkan rasa solidaritas dan kekompakan serta memperkuat hubungan kekeluargaan antar prajurit. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































