Danrem 172/PWY: Menangkan Pertempuran Tidak Harus Dengan Senjata

Jakarta, IDM - Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan memimpin acara serah terima Satgas Pamtas RI-PNG Kolakops Korem 172/PWY dari Satgas Yonif Mekanis 512/QY, Yonif Mekanis 403/WP, dan Yonif 131/BRS kepada Satgas Yonif 126/KC dan Yonif 711/RKS, di Makorem 172/PWY, Kota Jayapura, Kamis (25/11).
Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 172/PWY, Jumat (26/11/2021), acara serah terima Satgas Pamtas RI-PNG diawali dengan paparan purna tugas dari Danyonif Mekanis 512/QY, Danyonif Mekanis 403/WP, Danyonif 131/BRS dan paparan kesiapan tugas oleh Danyonif 126/KC dan Danyonif 711/RKS di hadapan Danrem selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Korem 172/PWY.
Pada kesempatan tersebut, Danrem 172/PWY menyampaikan terima kasih kepada Satgas Pamtas RI-PNG yang akan melaksanakan purna tugas yang telah melaksanakan tugas selama 9 bulan di tanah Papua. Banyak hal yang telah dilakukan oleh Satgas sebelumnya yang langsung menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua di daerah perbatasan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, diharapkan kepada satgas yang baru agar dapat melanjutkan dan meningkatkan program-program yang telah dilaksanakan serta hal-hal yang telah disampaikan dalam paparan dari Satgas lama agar menjadi evaluasi dalam pelaksanaan tugas kedepannya.
Kepada para Dansatgas baru, Danrem kembali mengingatkan bahwa dalam pelaksanaan tugas tidak boleh terjadi pertumpahan darah. Memenangkan pertempuran tidak harus dengan senjata dan peluru, tetapi memenangkan pertempuran dengan cara merebut pikiran, jiwa dan perasaan masyarakat Papua melalui strategi Kenali, Datangi dan Layani masyarakat.
Serah terima Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG dari tiga Batalyon Satgas lama kepada dua Satgas yang baru, telah dilaksanakan secara resmi dengan ditandai penandatanganan memorandum. (nhn/yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































