Danrem 071 Wijayakusuma Tekankan Pentingnya Kolaborasi TNI dan Rakyat

Jakarta, IDM – Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Jamaluddin menghadiri acara pembukaan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-121 di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Rabu (24/7).
Dalam pembukaan tersebut, ia menegaskan pentingnya kemanunggalan TNI dengan rakyat yang harus terus dijalin agar kemajuan di daerah dapat terwujud.
Pj. Bupati Batang menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi tinggi kepada para pihak atas terselenggaranya kegiatan TMMD Reg ke- 121.
Baca Juga: Dua Jenderal TNI Beri Bekal untuk 450 Prajurit yang Akan Berangkat ke Papua
“Karena kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata dalam mewujudkan percepatan pembangunan khususnya di wilayah Desa Pacet Kecamatan Reban Kabupaten Batang,” ujarnya.
Sementara itu Jamaluddin menekankan bahwa kerja sama yang erat antara TNI dan rakyat merupakan kunci utama dalam mencapai tujuan pembangunan di daerah.
“Dengan kolaborasi yang kokoh antara TNI, Pemerintah Daerah dan berbagai komponen masyarakat, termasuk tokoh adat dan pemuda, TMMD yang kita laksanakan selama 30 hari kedepan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan sosial dan ekonomi di wilayah Batang khususnya di Desa Pacet yang menjadi titik sasaran TMMD Reg ke-121,” ujar Danrem.
Pelaksanaan TMMD Reguler ke-121 di Kabupaten Batang tersebut akan fokus pada berbagai kegiatan pembangunan baik fisik maupun non fisik. Untuk sasaran fisik di antaranya pembangunan Makadam sepanjang 2.500 m, talud sepanjang 30 m tinggi 1,85 m, drainase sepanjang 665 m, dan gorong-gorong sebanyak 4 titik dengan panjang 6 m.
Baca Juga: Australia Terkesan Produksi Persenjataan Indonesia, Sebut Ingin Belajar dan Mencontoh
Serta sasaran rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 3 unit, ketahanan pangan, pompanisasi 3 unit, penghijaun dan pembersihan lingkungan.
Kolaborasi antara TNI dan masyarakat melalui program TMMD ini diharapkan dapat memberikan inspirasi semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama dalam membangun bangsa, sehingga pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif dapat terus diperjuangkan demi kehidupan yang lebih baik bagi semua warga Indonesia. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































