Danpussenarhanud Berikan Pengarahan kepada Seluruh Prajurit Yonarhanud 2

Jakarta, IDM – Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Danpussenarhanud) Mayjen TNI Hari Arif Wibowo melaksanakan kunjungan kerja ke Yonarhanud 2 di Malang, Jawa Timur pada Selasa (17/12).
Usai disambut oleh Komandan Batalyon Arhanud 2 dan menerima jajar kehormatan, Danpussenarhanud menerima paparan laporan satuan yang dijelaskan Danyon Arhanud 2.
Baca Juga: Alutsista Buatan Pussenif Diklaim Bantu Prajurit di Medan Operasi, Mampu Deteksi Suara Tembakan
Dalam kunjungan kerja tersebut, Danpussenarhanud juga melakukan meninjau pembangunan dan kelayakan infrastruktur satuan, pengecekan kondisi alutsista serta pengembangan inovasi yang dilakukan oleh satuan dan harwat Komodo yang sedang berlangsung.
Selesai melaksanakan pengecekan pangkalan, Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara berkenan memberikan pengarahan kepada prajurit dan Persit di Aula batalyon.
Baca Juga: TNI AL Akan Kirim Satgas ke Italia, Bawa Kapal PPA ke Indonesia
“Jadilah prajurit kebanggaan Korps Arhanud yang profesional, Raih prestasi demi kejayaan Korps Arhanud serta jaga nama baik satuan dengan menghindari pelanggaran sekecil apapun,” pesan Danpussenarhanud.
Kegiatan pengarahan diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan berupa miniatur alutsista Atlas kepada Danpussenarhanud yang dilanjutkan kegiatan penanaman pohon oleh Danpussenarhanud. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































