HANKAM

Danpuspenerbal Sambangi PT DI, Cek Perbaikan Helikopter Panther dan Proyek CN-235

Danpuspenerbal Laksamana Muda Bayu Alisyahbana
Danpuspenerbal Laksamana Muda Bayu Alisyahbana melakukan kunjungan kerja ke PT DI, Bandung, Kamis (27/11). (Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Jakarta, IDM – Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Danpuspenerbal) Laksamana Muda Bayu Alisyahbana meninjau langsung proses perbaikan helikopter Panther dan progres pembangunan pesawat CN-235 pesanan TNI AL di PT Dirgantara Indonesia (PT DI), Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/11).

Bayu datang bersama Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah. Rombongan disambut jajaran pimpinan PT DI, mulai dari Kepala Divisi Manajemen Program Iwan Krisnanto hingga General Manager Aircraft Services Indar Atmoko.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Puspenerbal Kolonel Laut (KH) Rohman Arief, menjelaskan pada kesempatan tersebut PT DI melaporkan perbaikan dua unit helikopter Panther yang sedang berjalan.

Baca Juga: Yonif 432 Gelar Latihan Menembak Senjata Kelompok

Untuk perbaikan helikopter Panther HS-1301, kini tengah menjalani pengerjaan mesin, pemeriksaan berkala, serta pengadaan suku cadang kritis.

“Proses ini ditargetkan rampung pada Juni 2026,” jelasnya, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Jumat (28/11).

helikopter Panther HS-1301
Perbaikan helikopter Panther HS-1301 di PT DI. (Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Sementara itu, unit kedua Panther HS-1304 tengah memasuki tahap modifikasi, mulai pemasangan pelindung jaring dek kapal (harpoon grid), mode pencarian dan penyelamatan (SAR modes), sistem persenjataan, radio gelombang tinggi (HF 9000), hingga radar cuaca.

“Unit ini ditargetkan selesai pada Januari 2026,” lanjutnya.

Baca Juga: Bantu Korban Banjir, Lanud Soewondo Medan Dirikan Posko Terpadu dan Kerahkan Personel

Kemudian, agenda lainnya di PT DI menyangkut progres pembangunan satu unit CN-235-220 konfigurasi angkut atau kargo untuk TNI AL. Pesawat ini ditargetkan selesai pada Maret 2027.

“Selain itu, satu unit CN-235 bernomor P-8303 juga sedang menjalani modifikasi sistem misi terpadu untuk pengawasan dan pertahanan (ISD) untuk kebutuhan patroli maritim,” ujarnya.

Usai menerima paparan, Bayu dan rombongan meninjau hanggar PT DI untuk melihat langsung perkembangan dua helikopter Panther dan kedua pesawat CN-235 tersebut. Peninjauan ini disebut penting untuk memastikan kesiapan alutsista udara TNI AL dan memonitor timeline pengerjaan di industri dalam negeri. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.