Danpuspenerbad: Sejarah, Pemeliharaan Alutsista Didukung Anggaran Kemhan

Jakarta, IDM – Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad) menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI yang telah memberikan dukungan anggaran secara langsung kepada Puspenerbad dalam hal pemeliharaan Alutsista.
“Belum ada sejarahnya Penerbad ini, untuk pemeliharaan itu didukung oleh anggaran Kemhan," ungkap Komandan Puspenerbad Mayjen TNI Teguh dalam sambutannya pada acara penyerahan Helicopter Bell 412 EP HA-5179 dan HA-5185 yang telah selesai overhaul pada Rabu (27/10).
Pemeliharaan masing-masing unit Alutsista biasanya didukung oleh anggaran rutin belanja barang dari setiap angkatan. Namun, di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, sebagian dari kegiatan pemeliharaan didukung langsung oleh anggaran Kemhan untuk mempercepat terwujudnya peningkatan kesiapan operasional Alutsista.
Menhan Prabowo pun dalam sambutannya pada acara tersebut menegaskan komitmen Kementerian Pertahanan dalam mendukung perawatan Alutsista TNI. Hal ini diwujudkan dengan terus memaksimalkan penggunaan anggaran pertahanan untuk pengadaan dan perawatan Alutsista TNI.
Lebih lanjut Menhan menjelaskan bahwa di tengah upaya Kemhan memenuhi kebutuhan Alutsista TNI, Kemhan juga memperhatikan pemeliharaan Alutsista TNI yang optimal dalam rangka meningkatkan kesiapan operasional TNI dan mewujudkan zero accident.
"Rakyat kita menginginkan alutsista agar dapat digunakan sebaik-baiknya," kata Menhan Prabowo.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































