Danpusdik Kodiklatau Tegaskan Peran Penting Wingdik 400/Matukjur: Cetak Prajurit TNI AU Profesional

Jakarta, IDM – Komandan Pusat Pendidikan (Danspudik) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Kodiklatau) Marsma TNI Sapuan menegaskan peran penting Wing Pendidikan (Wingdik) 400/Matukjur dalam mencetak prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang profesional, berkualitas dan tangguh.
Hal tersebut disampaikan Danpusdik Kodiklatau saat memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Wing Pendidikan (Danwingdik) 400/Matukjur di Mako Pusdik Kodiklatau, Bandung, Rabu (8/4).
Baca Juga: Satgas TNI-Polri Gagalkan Panen Ganja di Pegunungan Papua
Penerangan Kodiklatau menjelaskan, jabatan Danwingdik 400/Matukjur saat ini telah resmi diemban oleh Kolonel Pas Heru Widodo, setelah sebelumya diamanatkan kepada Kolonel Pas Roni Wijaya.

Marsma TNI Sapuan berharap kepemimpinan baru ini mampu melanjutkan capaian yang telah diraih oleh pejabat sebelumnya, sekaligus menghadirkan inovasi pendidikan yang lebih modern, adaptif, serta berorientasi terhadap masa depan.
“Pemanfaatan teknologi informasi, sistem pembelajaran digital, serta metode pengajaran yang inovatif dan adaptif menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi kompetensi prajurit di masa depan,” tegas Danpusdik Kodiklatau.
Baca Juga: Sinergi Lanud RSN-Avsec Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu di Bandara SSK II Pekanbaru
Pada kesempatan yang sama, Sapuan turut menyampaikan penghargaan serta terima kasih kepada Kolonel Pas Roni Wijaya atas dedikasi dan kepemimpinannya dalam membangun fondasi yang kokoh bagi kemajuan Wingdik 400/Matukjur.
“Serah terima jabatan ini bagian dari proses pembinaan organisasi yang berkesinambungan, momentum ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi, meningkatkan mutu pendidikan, serta memastikan kesinambungan program dalam mencetak prajurit TNI AU yang siap menghadapi tantangan zaman,” pungkas Sapuan dikutip dari unggahan instagram @kodiklatau_info, Minggu (12/4). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































