Danpaspampres Pimpin Sertijab, Komandan Grup B Paspampres dan Asops Danpaspampres Berganti

Jakarta, IDM – Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha memimpin serah terima jabatan (sertijab) Komandan Grup B Paspampres di Markas Komando Paspampres, Jakarta Pusat, Rabu (13/5).
Jabatan Dan Grup B Paspampres diserahterimakan Brigjen TNI (Mar) Tri Haryanto kepada Letkol (Mar) Ahmad Yani.
Baca Juga: TNI AD Gelar Seminar Nasional Bahas Isu Strategis dari Yon TP hingga Manfaat AI
Dalam kesempatan yang sama, Danpaspampres juga secara resmi melepas Tri Haryanto untuk melanjutkan dharma bhakti di tempat yang baru.

Danpaspampres juga mengukuhkan Kolonel (Inf) Utyu Samsul Komar sebagai Asisten Operasi (Asops) Danpaspampres, menggantikan Kolonel (Inf) Paruhum Siregar.
Dalam amanatnya, Danpaspampres menyampaikan selamat bertugas kepada pejabat yang baru.
Baca Juga: KSAL Tekankan Strategi khas Indonesia: Peperangan Kepulauan dan Gerilya Laut
“Saya berharap kepada pejabat baru agar dapat memberikan warna baru, atmosfer positif, dan semangat untuk terus berbuat yang terbaik,” kata Mayjen Edwin, dikutip dari siaran pers Penerangan Paspampres.
Danpaspampres juga memberikan penghargaan serta ucapan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan pejabat lama selama bertugas di lingkungan Paspampres. (nma)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































