Danpaspampres Gelar Kesiapan Pasukan dan Alutsista Jelang HUT Ke-80 RI

Jakarta, IDM – Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpasmpres) Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha menggelar kesiapan pasukan beserta alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Lapangan Hitam Markas Komando Paspampres, Jakarta Pusat, Rabu (6/8).
Gelar pasukan itu dilaksanakan untuk mengecek kesiapan pengamanan oleh Paspampres dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HU) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Mayjen Edwin menekankan, peringatan HUT RI merupakan agenda kenegaraan dengan kompleksitas tinggi.
Baca Juga: Kapuskersin TNI: Diplomasi Militer adalah Penjaga Kehormatan Bangsa
"Agenda nasional berisiko tinggi ini menuntut Paspampres untuk bertugas secara profesional tapi tetap humanis, dan berpegang teguh pada prinsip zero mistake. Tidak ada ruang sedikit pun bagi kelengahan. Sebab, kesalahan sekecil apa pun akan berdampak secara nasional dan terhadap marwah bangsa,” ujar Edwin dalam siaran pers Penerangan Paspampres, Kamis (7/8).

Edwin juga berharap pasukannya mampu memahami medan tugas, menguasai titik-titik krusial dengan detail serta sigap mengatasi segala potensi ancaman secara cepat dan terukur.
Mantan Komandan Sesko TNI AD itu juga menekankan agar para komandan satuan selalu melakukan pengecekan berlapis dan holistik guna memastikan semua prajurit memahami dan menguasai tugas serta melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
“Sinergi antar-satuan menjadi kunci utama suksesnya pengamanan menyeluruh, baik terbuka maupun tertutup,” ujar Edwin.
Baca Juga: Deretan Alutsista Canggih TNI AD Hingga Kerja Senyap Pusziad Jelang Upacara Kehormatan Militer
Apel tersebut merupakan bagian dari sistem pengendalian utama untuk memastikan kesiapan personel, perlengkapan, dan alutsista Paspampres secara menyeluruh.
Seluruh alutsista Paspampres meliputi kendaraan taktis (rantis), kendaraan khusus, alat material khusus (almatsus) beserta pengawaknya digelar untuk diperiksa dengan cermat oleh Danpaspampres.
Personel yang mengikuti apel meliputi seluruh Grup Paspampres, Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan, Batalyon Kavaleri, Timsus Penjinak Bahan Peledak dan Nuklir-Biologi-Kimia Detasemen Deteksi, unsur medis, hingga unsur komunikasi dan intelijen. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































