Danlanud Sultan Hasanuddin Sebut Petani Ujung Tombak Pangan Nasional

Jakarta, IDM – Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto bersama jajaran TNI AU memanen jagung hibrida di lahan seluas 53 hektare.
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dilakukan menjelang peringatan ke-78 Hari Bakti TNI Angkatan Udara dan menjadi tahap awal dari total 2.300 hektare lahan yang akan dipanen secara bertahap.
Baca Juga: Jenderal Kopassus Resmi Jabat Pangdam Jaya Jayakarta
Arifaini mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Momentum Hari Bakti TNI AU bukan hanya mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergi TNI AU dengan masyarakat. Panen ini mencerminkan semangat gotong royong, dedikasi, dan pengabdian kami demi kesejahteraan bangsa,” ujar Danlanud dilansir dari Penerangan TNI AU, Kamis (3/7).
Lanud Sultan Hasanuddin, lanjutnya, secara aktif mendorong pemanfaatan lahan-lahan potensial serta penguatan sektor pertanian melalui pembinaan dan pelatihan kepada para petani.
“Kami berkomitmen untuk mendampingi masyarakat agar mampu mengelola sumber daya pertanian secara mandiri dan berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya, petani adalah ujung tombak ketersediaan pangan nasional sehingga TNI AU terus membangun sinergi dengan masyarakat melalui penyediaan lahan, pendampingan, dan kerja sama lintas sektor demi kemandirian pangan.
Panen jagung ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar, yang merasakan langsung dampak positif dari kerja sama dengan TNI AU, terutama dalam mengoptimalkan lahan tidur dan meningkatkan hasil pertanian. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































