HANKAM

Danlanud Sjamsudin Noor Beri Penghargaan Delapan Personel yang Evakuasi Helikopter PK-RGH

Lanud Sjamsudin Noor
Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Suparjo memimpin apel khusus pemberian penghargaan kepada delapan personel yang membantu evakuasi Helikopter PK-RGH. (Foto: Dok. Instagram @sjamsudiinnoor_afb)

Jakarta, IDM – Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Suparjo memberikan penghargaan kepada delapan personel yang terlibat dalam proses evakuasi helikopter PK-RGH.

Penghargaan tersebut diberikan dalam apel khusus yang diikuti oleh seluruh personel militer maupun PNS Lanud Sjamsudin Noor, Senin (8/9).

Baca Juga: F-15 Eagle Mendarat di Lanud RSN, TNI AU-USAF Siap Gelar Latma Cope West 2025

Dalam amanatnya, Kolonel Pnb Suparjo menegaskan bahwa keberhasilan delapan personel Lanud Sjamsudin Noor dalam membantu proses evakuasi helikopter menjadi wujud nyata kesiapsiagaan prajurit TNI Angkatan Udara dalam menjalankan tugas.

Ia menambahkan, keberhasilan evakuasi juga tidak terlepas dari sinergi yang terjalin di antara TNI AU dengan berbagai instasi terkait.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Suparjo
Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Suparjo memberikan penghargaan kepada salah satu personel yang terlibat dalam proses evakuasi Helikopter PK-RGH. (Foto: Dok. Instagram @sjamsudinoor_afb)

“Penghargaan ini adalah bentuk terima kasih atas dedikasi dan loyalitas kalian. Apa yang kalian lakukan bukan hanya mencerminkan profesionalisme sebagai prajurit TNI Angkatan Udara, tetapi juga memperlihatkan jiwa kemanusiaan yang tulus dalam melaksanakan tugas,” tegas Suparjo dikutip dari Penerangan Lanud Sjamsudin Noor melalui unggahan instagram @sjamsudinnoor_afb, Senin (8/9).

Baca Juga: Sambut Kedatangan KRI Brawijaya-320, Menhan Sjafrie: Bagian dari Perisai Trisula Nusantara

Ia berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pengabdian yang terbaik dalam setiap penugasan.

Diketahui, helikopter PK-RGH dilaporkan jatuh di wilayah Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bambu, Kalimantan Selatan. Helikopter sempat mengudara selama delapan menit sebelum hilang kontak, hingga akhirnya puing helikopter ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di tengah hutan Tanah Bambu pada Rabu (3/9). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.