Danlantamal XII dan Wantannas RI Bahas Pemberdayaan Masyarakat di Perbatasan

Jakarta, IDM - Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) XII Laksamana Pertama TNI Suharto dan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI, membahas pemberdayaan masyarakat di wilayah perbatasan.
Staf Ahli Bidang Hankam Wantannas Laksamana Muda TNI Udyatmoko menyampaikan, pertemuan kali ini dalam rangka melaksanakan kajian keamanan dan pemberdayaan masyarakat pesisir pantai di wilayah perbatasan, karena berkaitan dengan Angkatan Laut, yakni Lantamal XII Pontianak.
"Hasil kajian akan digunakan sebagai bahan perumusan kebijakan Staf Ahli Bidang Pertahanan dan Keamanan Sekjen Wantannas tentang pemberdayaan masyarakat perbatasan guna pengamanan wilayah Kalimantan Barat untuk meningkatkan keamanan nasional," kata Udyatmoko di Mako Lantamal XII, Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (14/6).
Di kesempatan yang sama, Suharto mengucapkan terima kasih kepada Wantannas karena telah menjadikan Lantamal XII sebagai salah satu obyek kajian skekuatan pertahanan pada perbatasan dengan laut, khususnya pemberdayaan masyarakat pesisir.
Selain itu, Suharto juga memperkenalkan Lantamal XII dengan terperinci mengenain tanggung jawab kerja, satuan di bawah jajaran Lantamal XII, rencana pengembangunan pangkalan dan pangkalan udara yang baru untuk memperkuat wilayah ketahanan nasional. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































