Danlantamal V Tinjau Perbaikan Kapal Patroli Warakas II-5-35 di Surabaya

Jakarta, IDM – Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Laksamana Pertama Arya Delano meninjau docking Kapal Angkatan Laut (KAL) Warakas II-5-35 di Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Surabaya, Selasa (4/3).
Arya mengatakan kegiatan docking KAL Warakas II-5-35 dilakukan untuk perbaikan kapal patroli cepat di bawah jajaran Lantamal V tersebut.
Baca Juga: Batalyon Arhanud 1 dan Pemkot Tangsel Evakuasi Warga Terdampak Banjir Cisadane
"Kegiatan docking untuk perbaikan merupakan bagian dari pemeliharaan dan perawatan kapal perang dalam mewujudkan kesiapan alutsista TNI AL secara optimal," kata Arya, dikutip dari keterangan Dispen Lantamal V, Rabu (5/3).
Adapun KAL Warakas II-5-35 berada di bawah binaan Satuan Kapal Patroli Lantamal V. KAL Warakas II-5-35 merupakan generasi jenis kapal patroli cepat 36 meter yang dibuat di galangan Fasharkan Mentigi dan Fasharkan Jakarta.
Baca Juga: Operasi Trisila 2025, KRI Bontang-907 Singgah di Dumai
KAL Warakas II-5-35 tercatat pernah menjalani beberapa misi. Pada 2010, KAL Warakas II-5-35 mengamankan kapal TB Kharisma di sekitar perairan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik karena tanpa nakhoda dan tidak memiliki dokumen.
Kemudian, pada 2015, KAL Warakas II-5-35 mendukung penyelamatan dan evakuasi penumpang di kapal KM Wihan Sejahtera yang tenggelam di Perairan Teluk Lamong, Surabaya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































