Dankormar Ungkap Kado Istimewa dari Prabowo: Marinir Akan Dipimpin Letjen

Jakarta, IDM – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Endi Supardi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto akan memberikan kado istimewa untuk HUT ke-79 Korps Marinir, yaitu pasukan baret ungu dipimpin oleh jenderal bintang tiga atau Letjen.
"Insha Allah, kalau Allah mengizinkan Korps Marinir menjadi berkah, bapak presiden sudah memberikan restu. Kata beloau, Korps Marinir nanti dipimpin oleh Letjen atau perwira tinggi (pati) berpangkat (bintang) tiga," ungkap Endi, dikutip dari siaran podcast di YouTube TNI AL, Sabtu (16/11).
Endi berharap realisasi komandan Marinir dipimpin oleh Letjen, dapat segera terwujud. Menurutnya, hal tersebut layak mengingat kiprah prajurit Marinir yang selama ini selalu mengabdi dengan tulus untuk bangsa dan negara.
Baca Juga: Dua Pesawat F-16 TNI AU Luncurkan Bom MK-82 di Pantai Banongan
"Korps marinir tidak pernah meminta apa-apa, tapi selalu berkontribusi dalam perjalanan sejarahnya untuk bangsa dan negara," kata Endi.
"Mudah-mudahan (peresmian pangkat bintang tiga) akan terwujud karena sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh prajurit Korps Marinir, mungkin para sesepuh kami, Dankormar dari masa ke masa ini sangat menunggu apa yang ingin disampaikan bapak presiden," sambungnya.
Dia menyebutkan restu dari Prabowo terkait pemberian pangkat bintang tiga untuk Dankormar, menjadi kado terindah untuk Korps Marinir di usia menjelang kepala 8 sekaligus menjadi momen sejarah lainnya yang bakal tercatat dalam perjalanan pasukan "Hantu Laut".
Baca Juga: Dukung Program Pemerintah, Danlanud SMH : Semoga Pelayanan Kesehatan Ini Bermanfaat Bagi Masyarakat
"Ini merupakan kado terindah buat Korps Marinir di hari ulang tahunnya," ucap Endi.
Pada awal 2024, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sempat mengungkapkan rencana Dankormar TNI AL akan dijabat dijabat seorang perwira tinggi dengan pangkat jenderal bintang tiga.
Hal tersebut menyusul rencana perubahan strata di sejumlah institusi TNI di bawah kepemimpinan panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Baca Juga: Latihan Berganda, Ratusan Siswa Setukba TNI AU A-45 Praktik Teori Survival
Adapun rencana kenaikan dan penurunan strata pangkat perwira tinggi dalam tubuh TNI itu dikemukakan oleh Agus saat melakukan audiensi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang saat itu dijabat oleu Abdullah Azwar Anas di Jakarta, Kamis (11/1) lalu.
Dikutip dari keterangan Puspen TNI, terdapat sejumlah insitusi yang mengalami kenaikan strata, di antaranya untuk Dankormar serta sejumlah lainnya mengalami penurunan strata pangkat perwira tingginya.
"Peningkatan status Komandan Korps Marinir dari bintang 2 menjadi bintang 3, kemudian RSPAD, Puspomad dari bintang 3 menjadi bintang 2," ungkap Agus. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































