Dankormar Berikan Pesan Khusus kepada 40 Perwira Marinir, Ada Apa?

Jakarta, IDM – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Endi Supardi memberikan pesan khusus kepada 40 perwira Marinir, Jakarta, Selasa (31/12).
Puluhan perwira Marinir tersebut akan mengikuti seleksi pusat TNI pendidikan reguler (Dikreg) Sekolah Staf Komando (Sesko) TNI angkatan LIII tahun 2025.
Baca Juga: Jenderal Berpengalaman di Operasi Militer dan Intelijen Jabat Pangdam XIII/Merdeka
Dalam pengarahannya, Endi menekankan kepada puluhan perwira Marinir tersebut agar mempersiapkan diri dengan matang untuk mengikuti seleksi pusat demi hasil tes yang terbaik.
"Bersaing secara sehat dan laksanakan tes dengan sebaik-baiknya," pesan Endi, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Kamis (2/1).
"Jaga nama besar Korps Marinir. Buktikan kalian merupakan generasi calon pemimpin masa depan yang profesional dan proporsional yang akan mengawaki Korps Marinir ke depan," sambungnya.
Baca Juga: Bukan Hanya Menjaga Kedaulatan, Prajurit Marinir Jadi Sahabat Anak Papua
Adapun maksud dan tujuan diadakannya tes seleksi pusat TNI Dikreg LIII Sesko TNI ini adalah untuk menyeleksi dan mencari bentuk perwira Marinir yang andal, profesional, dan proporsional.
Selain itu, tes seleksi juga bertujuan mencari kader-kader pimpinan masa depan di jajaran Koprs Marinir yang memiliki integritas moral, profesional, dan berwawasan kebangsaan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































