Dankodikmar Lantik 46 Siswa Jadi Prajurit Taifib Marinir

Jakarta, IDM - Pascasepuluh bulan mengikuti Pendidikan Intai Amfibi (Diktaifib) XLVIII, 46 siswa dilantik menjadi prajurit petarung pasukan elite Taifib Marinir, di Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar), Surabaya, Jawa Timur, Rabu (3/8).
Dankodikmar Kodikpatal Brigjen TNI (Mar) Ili Dasili, dalam upacara penutupan Diktaifib XLVIII, melakukan penyematan brevet Taifib dan penyerahan ijazah. Dari ke-46 siswa tersebut, Lettu (Mar) Yudha Septicahyadi terpilih sebagai siswa terbaik. Urutan ke-2 diraih Serda (Mar) Enjang Reza Permada, dan ke-3 oleh Serda (Mar) Yoga Febriyanto.

Dalam amanatnya, Ili mengatakan pendidikan dan latihan khusus yang telah dilaksanakan para siswa cukup berat. Namun, hal tersebut adalah sebagai upaya pembentukan menjadi prajurit yang andal dan berkemampuan khusus dalam tugas pasukan intai amfibi.
"Kegiatan tersebut juga sesuai tujuan pendidikan, yakni mendidik dan menyiapkan prajurit Taifib Marinir melaksanakan tugas pengintaian dan penyelidikan dalam operasi darat, amfibi serta operasi lainnya melalui media darat, laut dan udara," jelas Ili dikutip dari keterangan Dispen Kormar.
Lebih lanjut, Ili menyampaikan sebagai satuan khusus pendukung Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), prajurit Taifib Marinir diharapkan dapat melaksanakan tugas khusus aspek laut secara perorangan maupun tim sehingga diperlukan prajurit-prajurit mandiri, dan berkemampuan andal.
"Serta mobilitas tinggi, profesional, memiliki keberanian, kemampuan intelektual, ditunjang dengan kualitas moral yang baik, yaitu memiliki etos kerja tinggi, ingin maju, bekerja lebih baik, dan bekerja keras untuk kepentingan TNI, negara, dan bangsa," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































