Dankodiklatau Tutup Selapa TNI AU, 273 Perwira Siap Hadapi Perkembangan Lingstra

Jakarta, IDM – Komandan Kodiklat TNI AU, Marsdya TNI T.B.H. Age Wiraksono, menutup pendidikan Sekolah Lanjutan Perwira (Selapa) TNI AU di Balai Prawiratama Setukpa Kodiklatau pada Kamis (10/9).
Dalam pendidikan tersebut, sebanyak 273 perwira Selapa TNI AU akan menambah sumber daya manusia di lingkungan TNI AU yang adaptif dalam menghadapi dinamika tugas, perkembangan teknologi, modernisasi alutsista, dan perubahan karakter peperangan.
Baca Juga: Pendekatan Humanis, Pentolan OPM Deton Murib Akhirnya Kembali ke NKRI
Untuk itu, Age memberikan selamat kepada seluruh mantan siswa atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan.
“Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, disiplin, dedikasi, dan kesungguhan selama mengikuti seluruh tahapan pendidikan,” kata Age, Sabtu (12/9).
Age menegaskan, pendidikan Selapa TNI mempunyai posisi strategis dalam membentuk perwira yang adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis (lingstra), meningkatkan profesionalisme, serta mendukung kesiapan satuan dalam melaksanakan tugas.
“Penutupan pendidikan bukan merupakan akhir dari proses belajar, melainkan awal pengabdian nyata dalam meningkatkan kesiapan dan keberhasilan satuan,” ujar Age.
Para lulusan diharapkan terus belajar, mengembangkan diri, berinovasi, serta menjadi perwira yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis (AMPUH).
Baca Juga: TNI AD akan Evaluasi Pola Pengamanan Warga Sipil di Papua
Pendidikan Pengembangan Spesialisasi ini diikuti oleh 273 siswa yang terdiri atas 260 perwira pria dan 13 perwira wanita. Selama kurang lebih 2,5 bulan pendidikan para perwira dibekali pengetahuan dan keterampilan keperwiraan, materi lanjutan perwira, sikap dan perilaku yang dilandasi Sapta Marga, serta didukung kondisi jasmani yang prima.
Pada Pendidikan Selapa TNI AU Angkatan ke-1 tersebut, predikat siswa terbaik diraih Letda Pas Anang Rusnandar dan Letda Kes (W) Anysa Dewi.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































