HANKAM

Dankodiklatau Pimpin Upacara Wingday Penerbang TNI AU Lulusan Program ALP Amerika Serikat

Dankodiklatau Marsdya TNI T.B.H Age Wiraksono
Dankodiklatau Marsdya TNI T.B.H Age Wiraksono memimpin upacara wingday seorang penerbang TNI AU lulusan program Aviation Leadership Program (ALP) Amerika Serikat. (Dok. Instagram @kodiklatau_info)

Jakarta, IDM – Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsdya TNI T.B.H Age Wiraksono memimpin upacara wingday seorang penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU), Letda Pnb Arnetto Adindyaguna Djodi Putra, di Makodiklatau, Jakarta, Jumat (17/10).

Dalam amanatnya, Dankodiklatau mengungkap bahwa upacara wingday bukanlah tujuan akhir dari sebuah pendidikan, melainkan awal pengabdian profesional sebagai penerbang.

“Pegang teguh prinsip airmanship sebagai landasan bertindak dalam setiap penugasan. Jadi perwira penerbang yang profesional dan berkomitmen tinggi agar selalu siap ketika bangsa dan negara membutuhkan pengabdian terbaik,” pesan Dankodiklatau kepada Letda Pnb Arnetto.

Baca Juga: KSAL Pastikan Baksos jadi Program Rutin Tiap Alumni Angkatan AAL

Melalui unggahan instagram @kodiklatau_info yang dikutip Sabtu (18/10), Penerangan Kodiklatau menjelaskan, Arnetto sebelumnya telah merampungkan pendidikan penerbang di Columbus Air Force Base (AFB) Mississipi, Amerika Serikat (AS) melalui program Aviation Leadership Program (ALP).

Letda Pnb Arnetto Adindyaguna Djodi Putra
Letda Pnb Arnetto Adindyaguna Djodi Putra (tengah) setelah mengikuti upacara wingday di Makodiklatau, Jakarta. (Foto: Dok. Instagram @kodiklatau_info)

Aviation Leadership Program merupakan salah satu bentuk kerja sama TNI AU dan Angkatan Udara Amerika Serikat (United States Air Forces/USAF).

Keikutsertaan perwira TNI AU dalam program tersebut menjadi bagian dari peningkatan kompetensi penerbang TNI AU sekaligus memperkuat hubungan pertahanan Indonesia–Amerika Serikat.

Baca Juga: Danyon Zipur 10 Kostrad Resmi Berganti, Tongkat Estafet Kepemimpinan Diserahkan di Pasuruan

Letda Pnb Arnetto menempuh program ALP sejak 9 Oktober 2023 hingga 5 September 2025. Selama pendidikan, ia menempuh 48 jam di simulator dan 175,7 jam terbang menggunakan pesawat latih T-6A Texan II, salah satu pesawat latih dasar standar Angkatan Udara Amerika Serikat.

Program ALP diikuti oleh 34 siswa dari Amerika Serikat serta dua perwira internasional, termasuk Letda Pnb Arnetto dari Indonesia dan seorang perwira dari Malaysia. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.