Dankodiklatal Buka Dikmaba TNI AL 2023 di Hadapan 600 Siswa

Jakarta, IDM - Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letjen (Mar) Suhartono meresmikan program pendidikan pertama bintara (Dikmaba) TNI AL 2023 di Sidoarjo, Jumat (13/10).
Tercatat 600 siswa yang terdiri dari 519 pria dan 81 perempuan menjalani program pendidikan pascalulus mengikuti seluruh rangkaian seleksi penerimaan calon siswa Bintara TNI AL dari tingkat daerah hingga pusat.
Baca Juga: TNI AL dan Indian Navy Perkuat Kerja Sama Maritim
Suhartono mengatakan proses seleksi ketat dan kompetisi yang tinggi, menjadi sebuah kebanggaan bagi 600 siswa yang lulus seleksi.

"Jangan menyiakan kesempatan, peluang ini harus menjadi dorongan semangat selama mengikuti pendidikan di Kodiklatal," ujarnya dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Senin (16/10).
Ia juga mengungkapkan, para siswa bakal digembleng melalui pendidikan tahap dasar keprajuritan yang meliputi pembinaan fisik dan mental serta dasar-dasar kemiliteran secara intensif dan sistematis.
Baca Juga: Prajurit Lanal Bengkulu Bebaskan Sandera di Lahan Prokimal Kaur
"Tidak memandang waktu siang maupun malam," tegas Suhartono kepada ratusan siswa angkatan 43 gelombang 2 itu.
"Di Puslatdiksarmil, para siswa akan dicetak menjadi prajurit-prajurit matra laut dengan sikap mental, perilaku, dan postur sebagai seorang militer yang gagah dan tangguh," imbuhnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































