Dankodiklatad Tegaskan Perlawanan Wilayah Jadi Pilar Utama Pertahanan Semesta

Jakarta, IDM – Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklatad) menegaskan pentingnya perlawanan wilayah sebagai bagian integral dari sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta. Konsep ini melibatkan seluruh komponen bangsa tanpa terbatas pada satu matra tertentu.
Hal tersebut disampaikan Dankodiklatad, Letjen TNI Mohammad Hasan, saat memberikan pembekalan materi operasi perlawanan wilayah matra darat dalam kegiatan standarisasi tenaga pendidik Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) di Jawa Barat, Selasa (13/1).
Baca Juga: KRI Prabu Siliwangi-321 Sea Trial Perdana, Bertolak ke Dermaga North Side Arsenale Italian Navy
“Perlawanan wilayah selaras dengan dinamika perang modern dan kebijakan pertahanan nasional yang menuntut kesiapan serta sinergi lintas matra dan komponen pertahanan,” ujar Hasan.
Kegiatan standarisasi ini diikuti 69 peserta yang terdiri dari dosen dan perwira penuntun (Patun) Sesko TNI. Tujuannya adalah menyamakan persepsi, meningkatkan kualitas, serta memperkuat kompetensi tenaga pendidik dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di Sesko TNI.
Baca Juga: Peringati HUT ke-4, Koopsudnas Wujudkan Kepedulian Sosial lewat Donor Darah
Melalui pembekalan tersebut, diharapkan tenaga pendidik Sesko TNI memiliki kesamaan pola pikir dan pemahaman strategis. Dengan begitu, mereka mampu mentransformasikan materi pembelajaran secara optimal untuk mencetak perwira TNI yang unggul, berwawasan kebangsaan, dan siap mendukung sistem pertahanan negara. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































