HANKAM

Danjen Kopassus Minta Prajuritnya Totalitas Layaknya Mesin Perang yang Tangguh

Kopassus
Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI Iwan Setiawan. (Foto: Penkopassus)

Jakarta, IDM - Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayor Jenderal TNI Iwan Setiawan meminta prajurit Kopassus
harus tanggung layaknya mesin-mesin perang yang siap menjadi senjata pamungkas dalam menghancurkan setiap ancaman yang mengganggu kedaulatan NKRI.

Hal ini dikatakannya saat menutup Apel Dansat Kopassus Tahun 2023 di Situ Lembang, Bandung, Kamis (16/3).

Baca Juga: KSAD: Terima Kasih Kontingen Garuda Unifil Tahun 2022 Sudah Harumkan Bangsa

"Saat ini adalah era anda memimpin di satuan, maka kalian harus berbuat
optimal dan memimpin dengan totalitas dalam membentuk prajurit Kopassus layaknya mesin-mesin perang yang tangguh dan tajam seperti samurai yang siap menjadi senjata pamungkas dalam menghancurkan setiap ancaman yang mengganggu kedaulatan NKRI," kata Danjen Kopassus.

Lanjutnya, para Dansat juga selalu untuk mengenal secara utuh siapa dan satuan apa yang kalian pimpin.

"Apabila hal tersebut kalian terapkan dengan baik, maka seorang Dansat akan dapat merespon dengan cepat dan tepat setiap permasalahan yang ada di satuan, lakukan pengawasan dan pengendalian, serta pemeriksaan dan evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh satuan bawahannya secara objektif," kata Danjen Kopassus.

Baca Juga: Kondisi Terkini Dandim 1715 Yahukimo yang Ditembak KKB di Distrik Dekai

Terakhir, lulusan Akmi 1992 dari kecabangan Infanteri ini meminta para Dansat jangan pernah menyalahkan pihak lain manakala kalian gagal atau belum berhasil membina satuan, tetapi lakukan evaluasi secara terus-menerus dengan penuh ketulusan dan keikhlasan melalui penerapan kepemimpinan lapangan secara tepat dan bertanggung jawab.

Apel Dansat Kopassus ini digelar selama dua hari dengan materi pembahasan yaitu membangun Kopassus yang lebih Profesional dan berkualitas di masa yang akan datang. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.