Dandim 1628 Sumbawa Gencarkan Testing dan Tracking Cegah Penyebaran Covid-19

Jakarta, IDM - testing dan tracking contact merupakan langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Satgas Covid-19 di wilayah Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat, Hal tersebut disampaikan Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Czi Sunardi ST, M,IP., di Sumbawa Barat. Kamis, (19/08/2021).
"Kegiatan testing dan tracking contact yang dilakukan oleh Satgas Covid 19 di Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat guna mencegah penyebaran Covid-19 dan kegiatan ini terus dilakukan, " ucapnya.
Lebih lanjut, Dandim mengatakan dalam kegiatan testing dan tracking contact di Kecamatan Poto Tano ada dua orang dinyatakan Positif Covid 19, dan masyarakat yang terpapar Covid-19 tanpa gejala akan langsung dibawa ke Rumah Isolasi terpusat guna mencegah penularan serta untuk mendapatkan perawatan maksimal.
"Saya meminta kepada masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat untuk terus bersama kita berikhtiar selalu berdoa kepada Tuhan yang Esa semoga wabah virus Covid-19 cepat berakhir dan jangan lupa patuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," pungkas Dandim. (nhn/man)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































