HANKAM

Dalam Sepekan TNI Terima Senjata dan Munisi dari Warga, Ini Daftarnya

Yonarmed 12 Kostrad 
Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad dari personel Pos Kewar menerima satu pucuk senjata api jenis Springfield. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Dalam Sepekan TNI menerima senjata api dan munisi dari warga. Penyerahan ini dilakukan secara sukarela yang didominasi oleh warga-warga di perbatasan.

Dilansir dari keterangan Puspen TNI, Senin (27/10), beberapa waktu lalu Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad dari personel Pos Kewar menerima satu pucuk senjata api jenis Springfield yang diserahkan secara sukarela oleh seorang warga berinisial MF (45 tahun).

Baca Juga: KSAU Tinjau Conversion Center A-330 MRTT dan Teknologi SurVin di Spanyol

Sebelumnya, pada 21 Oktober 2025 di Pos Nunura, personel TNI juga menerima penyerahan satu pucuk pistol model SIG SAUER P226 (No. 1715683) buatan Jerman, empat butir peluru kaliber 5,56 mm, dan dua puluh butir peluru kaliber 7,62 mm dari seorang warga Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu.

Selanjutnya, pada 25 Oktober 2025, personel Pos Motamasin kembali menerima satu pucuk senjata api jenis Springfield yang diserahkan secara sukarela oleh seorang warga perbatasan di Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka.

Komandan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Erlan Wijatmoko menyampaikan apresiasi atas kesadaran warga yang telah menyerahkan senjata tanpa paksaan.

Baca Juga: Letkol Laut Tigor Antoni Resmi Jabat Komandan KRI Belati-622

“Kami terus mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif agar masyarakat merasa aman dan percaya pada kehadiran TNI di perbatasan,” ujarnya.

Ia berharap sinergi dan kemitraan antara prajurit dan masyarakat di wilayah perbatasan semakin kuat. Selain menjaga keamanan dan kedaulatan negara, kehadiran Satgas juga diharapkan terus membawa dampak positif bagi kehidupan sosial, kesehatan, dan kesejahteraan warga perbatasan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.