Dalam Rangka Memperingati HUT ke-61 Kostrad, Pangkostrad Ziarah ke TMP Kalibata

Jakarta, IDM - Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, bertindak selaku Inspektur Upacara pada Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat ( 4/3).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-61 Kostrad yang jatuh pada tanggal 6 Maret 2022.
Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta dan peletakan karangan bunga oleh Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Usai melaksanakan upacara, Pangkostrad didampingi Kaskostrad Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad beserta seluruh peserta upacara melaksanakan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa mengorbankan jiwa raganya, berjuang dan gugur demi kejayaan Nusa dan Bangsa.
Di samping itu, dengan mengenang jasa-jasa para pahlawan, membuktikan bahwa generasi penerus bangsa senantiasa mengingat perjuangan mereka, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. (gin)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































