Daftar Pamen TNI AD Peraih Penghargaan: Dua Perwira Sapu Bersih Juara!

Jakarta, IDM – TNI AD baru saja menggelar Upacara Penutupan Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Seskoad Tahun Anggaran 2026. Total ada 279 Perwira Siswa yang terdiri dari 255 Pasis TNI AD, 4 Pasis TNI AL, 2 Pasis TNI AU, 7 Pasis Polri, serta 11 Pasis dari negara sahabat yang lulus pendidikan ini.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (6/6), mengatakan terdapat beberapa Perwira Menengah (Pamen) TNI AD yang memperoleh penghargaan dari pendidikan ini.
Ada dua nama Pamen yaitu Letkol Inf Denny Sopyan dan Mayor Inf Egy Satria Binthara yang menunjukkan performa yang luar biasa seimbang dengan berhasil masuk dalam jajaran tiga besar di kedua kategori akademik tersebut (Prestasi Belajar sekaligus Penulisan Taskap).
Baca Juga: Bicara di Seskoau, KSAL Tegaskan Sinergi Antarmatra jadi Kunci Pertahanan
"Perlu dipahami bahwa penghargaan Penulis Taskap Terbaik dan Prestasi Belajar Terbaik merupakan dua kategori penilaian yang berbeda. Penghargaan Penulis Taskap Terbaik diberikan berdasarkan kualitas karya tulis strategis (Taskap) yang disusun oleh peserta didik, sedangkan Prestasi Belajar Terbaik merupakan penghargaan akademik yang mencerminkan capaian pendidikan secara keseluruhan selama mengikuti program Seskoad," kata Donny.
Berikut daftar lengkap Pamen TNI penerima penghargaan Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Seskoad Tahun Anggaran 2026.
Kategori Prestasi Belajar Terbaik
- Peringkat pertama, Letkol Inf Denny Sopyan.
- Penghargaan: Piala Virajati, Medali, dan Piagam.
- Peringkat kedua, Mayor Czi Henric Pardamean Hutagalung.
- Penghargaan: Medali dan Piagam.
- Peringkat ketiga, Mayor Inf Egy Satria Binthara.
- Penghargaan: Medali dan Piagam.
Baca Juga: Soroti Perang Siber dan Drone, Komandan STTAL: Pola Tempur Dunia Sudah Bergeser!
Kategori Penulis Taskap (Karya Tulis Strategis) Terbaik
- Peringkat pertama, Letkol Inf Teddy Indra Wijaya.
- Penghargaan: Piala Taskap, Medali, dan Piagam.
- Peringkat kedua, Mayor Inf Egy Satria Binthara.
- Penghargaan: Medali dan Piagam.
- Peringkat ketiga, Letkol Inf Denny Sopyan.
- Penghargaan: Medali dan Piagam
Kategori Penghargaan Khusus (Dosen dan Pembimbing)
- Dosen terbaik, Kolonel Inf Josep Tanada Sidabutar
- Pabing (Perwira Pembimbing) Taskap terbaik, Brigjen TNI Waris Ari Nugroho.
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































