Daftar Lengkap Nama 4 Prajurit Yonif R 321/GT Kostrad yang Gugur Ditembak KKB

Jakarta, IDM - Empat orang prajurit dari Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna (Yonif R 321/GT) resmi diumumkan gugur sebagai Kusuma Bangsa setelah kontak tembak dengan KKB Papua.
Empat nama tersebut terungkap setelah Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap para prajurit ini yang diposting akun resminya Puspen TNI, Kamis, (20/4).
Baca Juga: TNI AU Bentuk Tim Investigasi Pascainsiden Boeing-737 AI-7304
"Panglima TNI beserta jajaran TNI mengucapkan turut berduka cita kepada prajurit terbaik yang gugur sebagai Kusuma Bangsa," tulis Puspen TNI.

Sementara itu dilansir dari Tempo, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kavaleri Herman Taryaman mengatakan tim gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi empat prajurit TNI ini. Mereka dievakuasi ke RSUD Timika, Kabupaten Mimika.
"Kami mohon doa-nya semoga keempat prajurit yang terbaik yang gugur di medan tugas ini mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Mahabesar. Amin,” kata Herman.

Baca Juga: KSAL Luncurkan Korvet Kepresidenan KRI Bung Karno-369 di Batam
Berikut nama prajurit yang gugur tersebut:
- Pratu Miftahul Arifin
- Pratu Ibrahim
- Pratu Kurniawan, dan
- Pratu Sukra. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































