Daftar Empat Jenderal Angkatan Darat Singapura Lulusan Indonesia

Jakarta, IDM – Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, ternyata melahirkan banyak pemimpin yang tidak hanya berasal dari Indonesia namun juga dari mancanegara.
Dari Indonesia, sekolah militer ini melahirkan Presiden ke-2 RI Soeharto, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Prabowo Subianto. Kemudian ada Wakil Presiden RI ke-4 Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden ke-5 RI Sudharmono, dan Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno.
Sementara itu dari luar negeri ada empat Chief of Army Singapore Army atau Kepala Staf Angkatan Darat Singapura yang lulus pendidikan Seskoad.
Baca Juga: 1.120 Personel Gabungan Diterjunkan di Kota Makassar, Ada Apa?
Mereka adalah Neo Kian Hong sebagai KSAD Singapura tahun 2007-2010, Melvyn Ong Su Kiat sebagai KSAD Singapura tahun 2015-2018, David Neo Chin Wee sebagai KSAD Singapura tahun 2022-2025, dan KSAD Singapura saat ini Cai Dexian.
Sejarah Seskoad
Dilansir dari keterangan Penseskoad, Selasa (26/5), dijelaskan lembaga pendidikan tertinggi di Angkatan Darat ini berdiri pada tahun 1951. Awalnya, Seskoad dibentuk untuk meningkatkan kemampuan perwira TNI AD setelah masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dari waktu ke waktu, Seskoad berkembang menjadi pusat pendidikan strategi militer yang modern dan profesional.
Lalu apa yang dipelajari di Seskoad? Para perwira di Seskoad mempelajari banyak hal, mulai dari strategi dan taktik militer, manajemen organisasi, analisis konflik global, kepemimpinan, teknologi pertahanan modern, operasi gabungan TNI dan diplomasi dan geopolitik. Jadi tidak hanya soal perang, Seskoad juga mengajarkan cara berpikir kritis, cepat, dan bijaksana dalam mengambil keputusan.
Baca Juga: RI-Prancis Mulai Pra-Produksi Kapal Selam Scorpene Buat TNI AL
Seskoad memiliki peran besar dalam membentuk kualitas pemimpin TNI AD. Fungsinya antara lain, menyiapkan calon pemimpin masa depan, mengembangkan ilmu strategi pertahanan, meningkatkan profesionalisme perwira, menjadi pusat kajian militer TNI AD dan mendukung pertahanan negara Indonesia.
Motto yang sering melekat di Seskoad adalah "Intelektual, Profesional, Adaptif, dan Solutif".
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































