Daftar Alutsista TNI yang Dikerahkan untuk Penanganan Gempa di NTT

Jakarta, IDM – TNI mengerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk membantu penanganan dampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7.7 yang berpusat di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hingga hari kedua, Minggu (16/8), TNI mengirimkan bantuan dan dukungan melalui unsur udara maupun laut.
TNI Angkatan Udara mengerahkan satu pesawat Airbus A400M dan satu pesawat Hercules dengan total muatan 33.795 kilogram menuju Labuan Bajo dan Maumere.
Baca Juga: Kronologi TNI Turunkan Bendera Bulan Bintang di Aceh dan Respons KSAD
TNI Angkatan Laut turut mengerahkan KRI dr. Soeharso-990, KRI Bung Hatta-370, KRI Hiu-634, helikopter Bell 412EP, dan pesawat NC-212 Cassa.

Sementara itu, TNI Angkatan Darat mengerahkan dua unit helikopter Bell 412EP untuk mendukung penanganan bencana dan mobilitas di wilayah terdampak.
Hingga hari kedua, dukungan TNI telah mencapai 60.885 kilogram bantuan kemanusiaan yang dikirim melalui lima sortie penerbangan, terdiri dari satu pesawat Boeing, satu pesawat Airbus A400M, dan tiga pesawat Hercules.
“Dukungan tersebut akan terus diperkuat pada Senin (17/8) melalui tiga penerbangan Hercules dengan membawa rumah sakit lapangan, paket sembako, makanan kaleng, dan dukungan personel,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas dalam keterangannya.
Saat ini, TNI mengerahkan 1.201 personel untuk membantu penanganan bencana di wilayah terdampak.
Dukungan TNI juga diperkuat dengan sarana penanganan di lapangan. TNI AD mendirikan 21 tenda lapangan, sedangkan TNI AL menyiapkan satu rumah sakit lapangan dan satu rumah sakit lapangan mobile untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































