Daftar Alutsista Hasil Inovasi TNI AD untuk OMSP di Pameran Indo Defence

Jakarta, IDM – TNI AD menghadirkan sejumlah alutsista hasil inovasi di perhelatan Indo Defence 2025 Expo & Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat yang berlangsung dari Rabu (11/6) hingga Sabtu (14/6).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan, inovasi-inovasi tersebut dipamerkan dalam rangka pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat terkait operasi militer selain perang (OMSP).
Baca Juga: Setelah Menarik Perhatian Prabowo, Kendaraan Amfibi Rabdan 8×8 Dikunjungi KSAL di Indo Defence
Berikut daftar alutsista yang dipamerkan:
- Ponton Distrailer, alat pengurai sampah dan gulma di danau dan sungai.
Alat ini diciptakan TNI Angkatan Darat di Bengkel Pusat Peralatan.
"Untuk perahu pontonnya, proses mekanisme pengambilan sampahnya, lalu pemindahan sampah itu kepada konfeyer darat dan diangkut ke truk untuk dibuang. Itu semuanya inovasi TNI AD," kata Wahyu.

- Incenerator yaitu alat untuk membakar sampah.
Alat ini dibuat satu rangkaian dengan perahu ponton pembersih perairan.
"Jadi setelah gulma sampah seperti enceng gondok itu diangkut naik ke ponton dibawa ke pinggir lalu di situ ada paket konfeyer darat yang akan mengangkut enceng gondok itu ke truk, selanjutnya semuanya dari truk itu dibawa ke incenerator untuk kita bakar," jelas Wahyu.
Asap pembuangan incenerator ini sudah memenuhi standar Kementerian Lingkungan Hidup.
- Pompa hidram.
Saat ini TNI AD punya program unggulan yaitu Manunggal Air, maka diciptakan pompa hidram untuk memenuhi air bersih untuk daerah-daerah yang mempunyai keterbatasan atau kekurangan akses air bersih.
Baca Juga: Kemhan: Penambahan Dana Perekrutan 24.000 Tamtama Sudah Dikalkulasi
"Dan kita juga mengaliri sawah-sawah yang sebetulnya selama ini kekeringan, hanya bisa sekali panen, karena hanya mengandalkan pada hujan," kata Wahyu.
Pompan hidram diciptakan Bengkel Pusat Peralatan TNI AD di mana pompa hidram ini akan memompa air dari sumber air yang rendah yang rendah dipompa untuk menuju, disalurkan dengan pipa-pipa belasan kilometer menuju sawah-sawah yang ada di daerah-daerah terpencil. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































