HANKAM

Daftar 5 Lulusan Terbaik Peraih Adhi Prasta AAL 72, Taruna M Rizqi Sabet Adhimakayasa!

Muhammad Ali dan Sigit Santoso
KSAL Laksamana Muhammad Ali (tengah) bersama Gubernur AAL Laksda Sigit Santoso (kanan) berfoto bersama peraih penghargaan Adhimakayasa AAL angkatan ke-72, Sermatar (P) M. Rizqi Wira Utama B.P. (kiri) di Surabaya, Rabu (8/7). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali membagikan ijazah sekaligus memberi pembekalan untuk calon perwira remaja Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-72. Lima taruna berprestasi sukses membawa pulang penghargaan bergengsi Adhi Prasta dalam acara ini.

Penghargaan Adhi Prasta merupakan tanda apresiasi tertinggi dari lembaga pendidikan militer untuk lulusan terbaik di tiap-tiap bidang keahlian atau korps. Tim penguji menghitung nilai penghargaan ini dari akumulasi prestasi akademik, kepribadian, hingga ketangkasan jasmani selama masa pendidikan.

Baca Juga: Empat Pesawat Tempur TNI AU Kawal Pesawat PM India Tinggalkan Wilayah Udara Indonesia

Dari kelima nama tersebut, taruna Korps Pelaut Sermatar (P) M. Rizqi Wira Utama B.P. memborong dua penghargaan sekaligus. Rizqi mengamankan predikat Adhi Prasta Korps Pelaut sekaligus menyabet Adhimakayasa, yakni penghargaan untuk lulusan terbaik kumulatif dari seluruh aspek penilaian di akademi.

Sementara itu, empat taruna lainnya murni menerima penghargaan Adhi Prasta sebagai lulusan terbaik di korps masing-masing. Mereka adalah Sermatar (T) M. Vito Kenjiro (Korps Teknik), Sermatar (E/W) Nadya Nanda Jelita (Korps Elektronika), Sermatar (S) Afdol Zain Abdilah (Korps Suplai), dan Sermatar (M) Fikri Bima H. Useng (Korps Marinir).

Acara puncak di Kesatrian AAL Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (8/7) menjadi gerbang awal bagi para calon perwira muda sebelum pelantikan resmi. Ali mengingatkan para lulusan, keluar dari Bumimoro justru menjadi awal dari panjangnya dinamika pengabdian di jajaran TNI AL.

Muhammad Ali dan Sigit Santoso
KSAL Laksamana Muhammad Ali didampingi Gubernur AAL Laksda Sigit Santoso saat berfoto bersama lima taruna terbaik peraih penghargaan Adhi Prasta dari masing-masing korps. (Foto: Dok. Dispenal)

Dia meminta seluruh perwira remaja menyelaraskan pembaruan material tempur dengan kualitas personel. Menurutnya, keunggulan teknologi pertahanan tidak akan berfungsi optimal tanpa fondasi karakter prajurit yang kuat di lapangan.

"Modernisasi organisasi harus diimbangi dengan modernisasi pola pikir, penguatan alutsista harus diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta keunggulan teknologi harus dibangun di atas karakter prajurit yang kuat," kata Ali, dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (9/7).

Baca Juga: TNI Jaga Rumah Jampidsus Kejagung, Kapuspen: Tak Berkaitan dengan Isu yang Berkembang

Ali juga memerintahkan para calon perwira untuk terus mengasah kompetensi secara mandiri. Perwira remaja wajib menguasai perkembangan teknologi pertahanan terbaru serta memahami dinamika peperangan berbagai ranah atau multidomain warfare, seperti operasi tempur terintegrasi di darat, laut, udara, siber, hingga ruang angkasa.

Sebelum melepas para lulusan, Ali mewanti-wanti para calon perwira remaja agar menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum. Ia menuntut para perwira muda menjaga etika komunikasi digital dan bijak menggunakan media sosial demi menjaga nama baik keluarga, almamater, serta institusi TNI AL.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.