HANKAM

Daftar 4 Pilot yang Dibunuh OPM di Papua, Termasuk 2 Warga Asing

jenazah Captain Nicholas F
TNI mengevakuasi jenazah Captain Nicholas F. Goselin. (Foto: Dok. Koops Habema)

Jakarta, IDM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III mengumumkan bahwa salah satu pilot pesawat PT AMA, Captain Nicholas F. Goselin, dibunuh oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pimpinan Elkius Kobak. Peristiwa tersebut terjadi saat pesawat perintis yang dikemudikannya mendarat di Balinggama, Distrik Sobaham, Yahukimo, Papua Pegunungan.

​Kematian Nicholas menambah daftar panjang pilot yang gugur di wilayah Papua. Terhitung sudah ada empat pilot yang dibunuh sejak tahun 2024, dan dua di antaranya merupakan warga negara asing (WNA).

Baca Juga: 23 Peluru Hantam ‘Bullseye’, Tembakan Akurat Marinir TNI AL di Hawaii Bikin AS Kagum

​Berikut adalah rangkuman empat pilot yang menjadi korban pembunuhan Organisasi Papua Merdeka (OPM):

​1. Co-pilot Smart Air, Capt. Baskoro Adi Anggoro

Baskoro bersama rekannya ditembak di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Keduanya meninggal dunia setelah ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau OPM pada 11 Februari 2026.

​Baskoro sempat berupaya menyelamatkan diri ke area hutan di sekitar bandara. Namun, ia ditemukan oleh para pelaku dan ditembak hingga meninggal dunia.

​2. Capt. Egon Erawan

​Egon Erawan merupakan pilot maskapai Smart Aviation (Smart Air). Ia bersama kopilotnya, Capt. Baskoro Adi Anggoro, tewas ditembak di landasan pacu setelah pesawat Cessna Caravan yang dikemudikannya mendarat di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

​Kapten Egon sempat mengirimkan pesan darurat melalui GPS Garmin sebelum melarikan diri ke hutan untuk menyelamatkan diri. Namun, ia dan kopilotnya gugur akibat luka tembak.

  1. Glen Malcolm Conning (Selandia Baru)

​Glen adalah seorang pilot helikopter asal Selandia Baru berusia 50 tahun yang tewas dibunuh oleh KKB atau TPNPB-OPM. Peristiwa tragis ini terjadi pada 5 Agustus 2024 di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

​Saat itu, Glen sedang menjalankan misi kemanusiaan untuk mengantar tenaga kesehatan (nakes) dan logistik medis dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju wilayah terisolasi di Distrik Alama.

Helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service dengan nomor registrasi PK-IWN yang dikemudikannya langsung dihadang oleh sekelompok anggota KKB bersenjata api setibanya di lapangan terbang.

​Ia dan seluruh penumpang dipaksa turun, lalu anggota KKB melepaskan tembakan yang menewaskan Glen di lokasi. Setelah itu, kelompok tersebut memasukkan kembali jenazahnya ke dalam helikopter dan membakar hangus armada tersebut.

Baca Juga: Kapal Selam Scorpene: Dibangun di Indonesia, oleh Indonesia, untuk Indonesia

​4. Nicholas F. Goselin (Amerika Serikat)

​Nicholas merupakan pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat (AS). Ia mengemudikan pesawat milik PT AMA dengan nomor registrasi PK-RCY. Pesawat tersebut lepas landas (take off) dari Wamena pukul 06.30 WIT dan mendarat (landing) di Bandara Ipdeheik, Balinggama, pukul 06.46 WIT.

​Setibanya di sana, pesawat yang dibawa Nicholas diserang secara membabi buta lalu dibakar, dan Captain Nicholas tewas ditembak.

Jenazah Nicholas berhasil dievakuasi, sementara tujuh penumpang yang terbang bersamanya dilaporkan selamat.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.